Harga emas menurun hari Selasa, perpanjang kerugian dari session sebelumnya karna memudarnya kecemasan atas potensi rusaknya Badai Irma serta karna kemelut Semenanjung Korea makin surut.
Sedangkan harga logam kuning menurun $15,50, atau nyaris 1,2%, hari Senin, penurunan persentase sehari paling besar mulai sejak awal bulan Juli.
Untuk kerugian emas masih berjalan dikarenakan selera juga akan aset safe haven semakin mereda pasca Korea Utara menahan diri tidak untuk lakukan eksperimen senjata waktu memperingati ulang tahun terkait berdirinya negara itu.
Walau alami kerugian, harga emas tetaplah ada dibawah level teratas 1 minggu diatas setahun di $1362, 40. Logam mulia sudah mencapai support dalam sebagian minggu paling akhir di dalam kecemasan juga akan ketidakpastian geopolitik di semenanjung Korea serta menyusutnya harapan pengetatan kebijakan moneter AS terlebih sesudah negara itu dihantam dua badai besar kurun waktu yang berdekatan.
Level paling rendah intraday sesaat di $1323,00 lalu rebound tidak tebal ke $1328,50. Ruang dukungan $1325.80 masih tetap berupaya untuk membendung desakan jual tetapi sepanjang harga emas tetaplah bergerak dibawah resistance kuat dalam grafik 4-jam di $1334,50, kesempatan untuk bangkit masih tetap kecil.
Harga emas masih tetap punya potensi besar untuk turun sekali lagi ke sasaran koreksi pertama yakni level 23,6% degan Fibonacci retracement di $1321,00 yang tidak jauh dari level paling rendah intraday untuk sesaat hari ini. Target bearish selanjutnya yaitu $1316,20.
USDCAD Rebound, Resistance Kuat Tetap Menghadang
Informasi hari ini dari Kanada belum terlihat satupun data ekonomi yang juga akan dilaunching. Jadi peluang besar gerakan USDCAD hari ini juga akan didorong oleh aspek teknikal, dinamika pada harga minyak mentah dan politik dari pihak AS atau Kanada dan Korea Utara bila setiap saat keluar. Desakan dari croosrate loonie yang juga mungkin saja dapat mengangkat USDCAD.






