Perdagangan hari ini Euro kuat 0.20 % ke posisi 1.1217 pada Dolar AS session Eropa hari Jumat 8/3, sesudah sudah sempat cetak rekor paling rendah 1.1176 saat launching pengumuman ECB tempo hari.
Meskipun begitu, analis memandang jika penguatan Euro mendekati launching data Non-farm Payroll kesempatan ini cuma terkait dengan status jemu jual dalam periode pendek saja.
Di hari Kamis, bank sentra Eropa European Central Bank/ECB akan memutuskan untuk menggagalkan gagasan kenaikan suku bunga sesudah musim panas tahun 2019.
Bahkan mereka proges suku bunga referensi tetap akan pada posisi 0 % sampai akhir tahun ini, dan menginformasikan gagasan peluncuran paket TLTRO Targeted Long-Term Refinancing Operations baru pada bulan September yang akan datang.
Diluar itu, bank sentra pun membuat revisi turun prediksi inflasi tahun 2019 dari 1.6 % jadi 1.2 %, dan prediksi perkembangan ekonomi dari 1.7 % jadi 1.1 %.
Meskipun serangkaian kebijaksanaan moneter ECB itu diperuntukkan untuk menggairahkan perekonomian Zone Euro, tapi berpengaruh samping melemahkan Euro.
Yield obligasi berdenominasi Euro pun ikut anjlok menyertainya. Bahkan juga, yield obligasi pemerintah Jerman bertenor 10-tahunan sekarang cuma sekitar pada enam basis point, atau persisnya 0.063. Dengan latar belakang demikian, outlook Euro masih tetap suram.
Nick Cawley dari DailyFX mengutarakan, Grafik EUR/USD Daily terlihat jemu jual dalam periode pendek, berdasar pada analisa memakai tanda RSI, serta pasangan mata uang ini peluang bergerak naik mendekati launching laporan ketenagakerjaan AS.
Akan tetapi, Euro masih lemah, serta data AS yang lebih baik dari harapan pada jam 13:30 waktu ditempat dapat menyebabkan pasangan mata uang ini menguji kembali posisi paling rendah 21-bulan pada 1.1175 yang terwujud di hari Kamis.
Sekarang ini, investor serta trader yang sedang menunggu publikasi laporan NFP serta laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat lainnya yang diketahui bisa berefek tinggi pada pasar mata uang.
Untuk sesaat, NFP diprediksikan akan turun dari 304k jadi 181k, sedang penghasilan per-jam akan naik 0.3 % MoM. Dengan begitu, surprise yang lebih baik dibanding harapan itu, punya potensi menggerakkan penguatan Dolar AS serta membalik arah gerakan EUR/USD.






