Dolar New Zealand berhasil menembus level 0.71 per Dolar AS untuk pertama kalinya mulai sejak awal Maret, meski dari Laporan Stabilitas Finansial Bank Sentral New Zealand (RBNZ) masih tetap menyoroti resiko dalam pasar perumahan. Lemahnya data ekonomi AS yang launching malam tadi bikin kurs Dolar AS sedikit mengendur, hingga mata duit lain jadi lebih bertenaga. NZD/USD diperdagangkan pada angka 0.70871 waktu berita ini ditulis Rabu 31/Mei/2017 pagi, sesudah pernah menyentuh level 0.7101 sesudah rilisnya Laporan Kestabilan Finansial RBNZ.
Semakin panasnya pasar perumahan New Zealand masih tetap jadi satu diantara tantangan pokok yang perlu dihadapi oleh system finansial New Zealand, sekian tertulis pada Laporan stabilitas Finansial RBNZ yang launching Subuh tadi. ” Outlook pasar perumahan masih tetap tidak pasti, ” kata RBNZ.
Outlook pasar perumahan dipakai untuk jadi pertimbangan bank sentral itu dalam mengukur inflasi, GDP, serta arah perekonomian keseluruhannya. Laporan Finansial RBNZ selanjutnya bakal launching pada tanggal 29 November yang akan datang.
RBNZ juga mengutip masalah desakan dalam pendanaan perbankan dan bidang dairy (susu serta olahannya) yang alami over-leveraged sebagai satu diantara sumber utama resiko finansial. Beberapa petinggi bank sentral menilainya outlook bagian dairy yang jadi ekspor paling utama New Zealand mengalami penambahan dalam 12 bulan paling akhir. Harga susu bubuk New Zealand sudah naik 45% dalam 12 bulan sesudah lemah dalam satu tahun lebih sebelumnya.
Data Inflasi PCE AS Sedikit Tekan Greenback
Di segi lain, data Inflasi PCE AS rebound 0.2% pada bulan April sesudah turun 0. 2% pada bulan Maret. Dalam 12 bulan paling akhir sampai April, Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) mencatatkan kenaikan 1.7%. Walau sekian, itu adalah inflasi tahunan yang terlemah dalam 18 bulan paling akhir.
” Meskipun inflasi menghadap ke arah berlawanan dari target The Fed, pasar sebenarnya masih tetap mempunyai kepercayaan tinggi bakal kenaikan suku bunga The Fed bulan depan, ” tegas Jason Wong, Paka Forex dari Bank of New Zealand.






