Pasangan NZD/USD melesat kisaran 1% ke bentang paling tinggi semenjak Maret 2019 pada posisi 0.6900-an dalam perdagangan hari Rabu 12/11.
Dollar New Zealand menguatkan reli dengan suport perkembangan dalam penelitian vaksin COVID-19 global, dan isyarat peraturan baru dari bank sentralnya. Di bagian lain, dollar AS ditinggal aktor pasar yang lagi tenggelam dalam euforia risk-on.
Di pertemuan peraturan hari Rabu, bank sentra New Zealand RBNZ menyaratkan jika mereka tidak akan merencanakan memotong suku bunga ke bawah 0 di tahun depan.
Walau sebenarnya, mereka barusan memberi signal suku bunga negatif di pertemuan peraturan Agustus.
Di kesempatan yang serupa, bank sentra sentral menjaga suku bunga referensi masih pada posisi 0.25% serta tidak mengganti komitmennya untuk beli obligasi pemerintahan sebesar NZD100 Miliar sepanjang beberapa waktu di depan dalam rangka quantitative easing.
RBNZ umumkan juga satu program baru namanya Funding for Lending Programme yang akan sediakan likuiditas murah untuk perbankan komersil supaya mereka bisa salurkan utang berbunga lunak untuk warga. Program baru ini akan berlaku mulai Desember.
Bermacam hasil pertemuan peraturan RBNZ kesempatan ini menggerakkan kepercayaan diri pasar pada hari esok ekonomi negeri dua pulau. Akhirnya, dollar Kiwi terbang walau masihlah ada beberapa ketidakjelasan.
Prediksi suku bunga dinaikkan sebesar 90 pangkalan point, dengan September 2021 naik 130 point, RBNZ nampaknya sudah mengaku perubahan positif dalam ekonomi NZ semenjak Agustus, tegas Dominick Stephens, kepala ekonom New Zealand di Westpac.
Salah satunya keterangan untuk tanggapan pasar yang positif ini ialah stimulus fresh hari ini peluang dilihat mempunyai potensi menggerakkan ekonomi lebih jauh khususnya di bidang perumahan, hingga kurangi keperluan akan stimulus tambahan esok hari.
Kami sudah mengganti prospek kami untuk OCR suku bunga referensi RBNZ -red. Kami tidak akan menginginkan pemotongan OCR selanjutnya di tahun baru mencatatng, tapi hal tersebut cuman bila FLP efisien bisa kurangi suku bunga riil dalam ekonomi.
Prediksi kami mengenai pemotongan OCR sejumlah 75 pangkalan point ke 0.5% di bulan April nampaknya begitu besar serta begitu awal, tegas Nick Tuffley.






