Beranda Analisa Forex No Deal Brexit dan Laju Inflasi Masih Terus Membanyangi Pound

No Deal Brexit dan Laju Inflasi Masih Terus Membanyangi Pound

488
0

Jean Claude Juncker, menjelaskan pada parlemen Eropa mengenai terdapatnya efek riil Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa ada deal apa pun.

Selain itu, negosiator Uni Eropa untuk brexit, Michel Barnier, memberi teguran keras supaya tidak menyepelekan resiko No-Deal Brexit. Permasalahan uang cerai Inggris-Uni Eropa, tepian Irlandia, serta hak-hak masyarakat negara butuh dituntaskan selekasnya.

Saya merekomendasikan kebanyakan orang supaya tidak menyepelekan resiko jelas khususnya buat Inggris, dan juga buat kita- tentang tiadanya satu persetujuan brexit.

Jika Inggris pergi tanpa ada deal, saya ingin memperingatkan Anda jika semua pertanyaan ini tidak lenyap demikian saja, tutur Barnier.

Micher Barnier menyapa sikap maju-mundur London dalam membuat proposal nyata yang diperlukan untuk mengurai kebuntuan sekarang.

Tuturnya, Telah tiga tahun berlalu semenjak referendum Brexit. Kita tidak butuh berpura-pura bernegosiasi. Berita tentang komentar beberapa petinggi Uni Eropa itu menggerakkan pelemahan awal Sterling ini hari.

Tempatnya makin tertekan sesudah UK Office for National Statistics memberikan laporan jika pergerakan inflasi customer sentuh rekor paling rendah semenjak bulan Desember 2016.

Menurut ONS, pergerakan inflasi jatuh dari 2.1 % jadi 1.7 % YoY pada bulan Agustus 2019. Walau sebenarnya, perkiraan awal cuma memprediksi perkembangan inflasi melambat sampai 1.8 %.

Dalam keadaan inflasi menjauh dari posisi sasaran 2 % yang dibanderol oleh bank sentra Inggris BoE, pertaruhan sekitar pemotongan suku bunga punya potensi merebak kembali.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses