Dolar AS masih tetap menjaga gain yang dipanennya mulai sejak akhir minggu lalu, sampai hari Senin 07 Agustus 2017 mendekati sore hari ini. Laporan mengenai data ketenagakerjaan AS yang dirilis begitu memuaskan, berhasil mengangkat Dolar pada level lebih rendah 15 bulan. Tetapi menurut Reuters, data ekonomi beda yang juga akan dirilis minggu ini, bisa jadi penahan rebound Dolar untuk periode waktu yang lebih lama.
Sesudah pernah menyelam dibawah level 110 yen minggu lalu, saat ini USD/JPY terlihat stabil di kisaran 110.789. Sebagian waktu sesudah pengumuman NFP AS, pair itu pernah menyentuh angka 111.050.
Indeks Dolar, yang mengukur kemampuan Dolar AS pada enam mata uang mayor, saat ini ada di angka 93.330. Jumat kemarin, Indeks Dolar meroket sampai 0.75 %. Reli itu mengangkatnya dari level paling rendah mulai sejak Mei 2016, yaitu di angka 92.548.
Terlebih dulu, Greenback sudah menjangkau level rendah 15 bulan, menyusul laporan kalau beberapa tanda ekonomi AS yang dinilai semakin menaikkan ketidakpastian juga akan kenaikan suku bunga The Fed. Walau demikian, laporan NFP AS untuk bulan Juli dalam minggu selanjutnya buat Dolar hentikan penurunannya. Angka NFP AS untuk bulan Juli dilaporkan bertambah sampai 209,000, lebih dari harapan 182,000. Selain itu, data NFP periode Juni lantas direvisi naik dari 222,000 jadi 231,000.
” Laporan dari bidang ketenagakerjaan itu ternyata dapat hentikan tren bearish Dolar untuk sekarang ini. Paling tidak, kita dapat mengharapkan The Fed telah dapat mulai pengurangan balance sheet nya dalam rapat kebijakan moneter September yang akan datang, ” tegas Koji Fukaya, Presiden FPG Securities.
Di bagian lain, EUR/USD mulai berupaya bangkit dari kejatuhan 0.8 prosentasenya minggu kemarin. Sore hari ini, EUR/USD diperdagangkan di angka 1.1806. Walau sekian, penurunan karena NFP AS minggu lalu buat pair ini membuat jarak yang cukup jauh pada level tinggi dua 1/2 tahun di 1.1910 yang terjadi sebelumnya NFP AS.
Meski sekian, cerahnya NFP AS masih tetap membutuhkan support data ekonomi yang beda lagi untuk menjaga prospek kenaikan suku bunga The Fed untuk ke-3 kalinya dalam tahun 2017.
Menurut Junichi Ishikawa, Paka Forex dari IG Securities, Tokyo, dalam minggu ini yaitu minggu yang penting untuk Dolar. Terbatasnya kenaikan yield obligasi 10-tahunan US Treasury jadi ancaman untuk Dolar, terkecuali kecemasan juga akan melambatnya inflasi. Ishikawa memberikan, bila Dolar betul-betul menginginkan bertahan kuat, jadi data CPI serta PPI AS mesti lebih dari harapan.






