Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Naiknya Dolar AS Jelang Kebijakan Suku Bunga Australia

Naiknya Dolar AS Jelang Kebijakan Suku Bunga Australia

764
0

Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik sampai mendekati siang ini, pada umumnya dolar AS atau greenback masih tetap berjalan mudah serta kelihatannya masih tetap ingin menguat kembali berkaitan dengan gagasan pergantian suku bunga Australia.

 

Seperti kita kenali jika di perdagangan sebelumnya, keadaan greenback mengmengalami desakan dari beberapa mata uang utama dunia yang lain.

 

Hingga hal seperti ini menyebabkan EURUSD sesi penutupan menguat di posisi 1,1616, GBPUSD sesi penutupan melemah di posisi 1,2870, AUDUSD sesi penutupan menguat di posisi 0,7212 serta USDJPY sesi penutupan melemah di posisi 111,01.

 

Serta untuk sesaat pada pagi ini, EURUSD berjalan di posisi 1,1601, GBPUSD berjalan di posisi 1,2859, AUDUSD di posisi 0,7192 serta yen di posisi 110,99.

 

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS perdagangan kurang sukses lebih baik dengan penyebab sesudah beberapa pelaku pasar lihat tindakan mengoleksi kembali dolar AS yang muncul membaiknya data-data ekonomi AS pada saat pasar keuangan AS serta Kanada yang libur hingga kekuatan penguatan dolar juga hanya terbatas.

 

Sebelumnya lihat komentar Trump serta Powell sudah mengubah trend yang jelek buat dolar AS dimana the Fed diinginkan pikirkan kenaikan suku bunganya.

 

Akan tetapi aspek hasil data ekonomi AS yang lebih baik sudah jadi bukti jika memang data tidak dapat ditaklukkan dengan verbal intervensi hingga makin lama dolar AS kembali menguat kembali.

 

Aspek belumlah berhasilnya perundingan perpisahan Inggris dari Uni Eropa atau Brexit serta tidak jadinya hasil perundingan Kanada dalam NAFTA.

 

Begitu mensupport usaha greenback untuk menguat lagi pada hari ini, mengingat usaha dunia dalam hindari perang dagang sudah tidak berhasil hingga tindakan safe haven dolar AS kembali ramai mendekati RBA memastikan suku bunganya ini hari.

 

Keadaan tekanan perang dagang yang  bertambah memang serta akan membuat tindakan safe haven muncul lagi serta nampaknya trend ini tengah berjalan selama seharian ini dengan keinginan ini dapat terbangun dengan menguatnya dolar AS.

 

Ini tampak dari usaha Trump tidak untuk mengendurkan tekanannya untuk selalu mendesak China dimana $200 milyar produk China telah diperaiapkannya untuk memperoleh tarif baru hingga tekanan perang dagang telah bersiap untuk memanas kembali.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses