Instansi perbankan serta investasi dunia Morgan Stanley menyebutkan kalau prospek pemimpin untuk partai Buruh Inggris Jeremy Corbyn bila jadi perdana menteri adalah ancaman yang begitu serius untuk usaha di Inggris dari pada Brexit.
Keterangan dari Morgan Stanley juga menyebutkan pada investor kalau pemilu beda mendekati akhir 2018 peluang besar pemerintahan untuk PM May sudah menyadarinya saat perjanjian Brexit yang dikehendakinya telah tidak dapat mempersatukan silang pendapat didalam badan Partai Konservatif hingga ada kesempatan terbuka untuk Partai Buruh menggantikan pemerintahan.
Gerakan Nasionalisasi industri paling utama di Inggris, pajak yang lebih tinggi serta pergeseran prioritas berbelanja ke rumah tangga berpenghasilan rendah dibawah kepemimpinan Corbyn bisa mengakibatkan kerusakan pada penilaian perusahaan yang ada di Inggris.
Demikian peringatan Morgan Stanley itu di mana Inggris juga akan hadapi 2 problem besar yakni ketidakpastian Brexit serta politik domestik yang masih belum kuat.
Dengan berbarengan kalau ke-2 aspek ini sama-sama berkaitan serta memberi bayangan panjang mengenai latar belakang kebijakan dan prospek ekonomi yang perlu di ambil pemerintah baru nanti, Demikian dari tim penilai ekuitas dengan Morgan Stanley.
Menurut dia juga kalau pasar Inggris begitu lihat politik dalam negerinya yang dipandang membawa resiko yang semakin besar dibanding Brexit tersebut.
Bahkan Morgan Stanley lihat memanglah pada politik serta Brexit memiliki perspektif kemungkinan yang sama untuk masa depan Inggris, tetapi dari bagian administrasi Partai Buruh memiliki potensi ada perubahan yang radikal untuk arah kebijakan ekonomi jadi ini memiliki yang lebih beresiko.
Hal semacam ini diliat Morgan Stanley dari perbandingan perundingan Brexit yang memiliki arah perkembangan maksud serta rapuhnya dari pemerintahan PM May sekarang ini, jadi aset-aset di Inggris begitu peka untuk bergerak menguat tajam atau jadi turun menghujam saat ada perubahan radikal nanti.
Morgan Stanley selama ini juga lihat kalau bidang utilitas Inggris seperti dari perusahaan air serta listrik adalah perusahaan yang paling berisiko bila pemerintah dipegang Partai Buruh, dan berikan peringatan pada service pos, perusahaan telekomunikasi serta angkutan juga akan dipengaruhi terbesar.






