Harga emas dibuka naik pada sesi perdagangan Senin karena investor semakin tertarik dengan safe-haven ini terkait adanya kemungkinan ancaman sanksi yang akan diberikan oleh Amerika dan sekutunya akibat aksi Rusia kepada Ukraina dan kemungkinan untuk naiknya angka inflasi, meskipun nilai Dolar naik efek dari timbal balik treasury.
Inflasi lebih tinggi mungkin saja terjadi imbas dari permasalahan pengangkutan barang dari China akibat pandemi COVID serta kondisi perang di Ukraina yang masih belum menentu yang bisa menaikkan harga emas.
Rabu ini investor menunggu kabar dari pertemuan kebijakan moneter terakhir oleh Federal Reserve yang diberitakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin berdasarkan pertuman mereka pada bulan lalu.
Harga dolar meningkat ke puncak tertinggi mingguannya yang juga didukung oleh meningkatnya imbal balik obligasi. Kemarahan global menyebar pada hari Senin setelah pembunuhan masyarakat sipil pada Utara Ukraina dan nampaknya membuat negara Barat menambah sanksi kepada Rusia, termasuk ekspor hasil energi mereka.
Prospek Sanksi Rusia Mempengaruhi Emas
Kemungkinan adanya sanksi baru bagi Rusia akibat perbuatan tentara mereka yang membunuh masyarakat sipil yang tidak bersenjata serta naiknya suku bunga acuan secara agresif membuat harga emas bergerak secara sporadis.
Index dolar semakin naik setelah membukukan kenaikan dalam tiga sesi setelah pembicaraan mengenai sanksi lanjutan untuk Moscow meningkat. Dolar yang lebiih kuat dapat menurunkan daya pikat emas untuk para pemegang dana.
Ilya Spivak selaku analis pada DailyFX mengatakan bahwa jika semakin likuid suatu benda, maka akan semakin aman. Dan apabila pasar lari dari resiko, maka Dolar akan semakin dicari.
Dalam keadaan yang tidak menentu, emas akan tetap menjadi penyelamat portofolio bagi para investor yang akan bersinar pada saat yang paling menyulitkan. Mungkin perkembangannya akan baik, namun tetap pada level pertumbuhan yang lambat.
Imbal balik obligasi dua tahunan naik pada level tertinggi sejak 2019 dan tenor 10 tahun mendekati tingkat tertinggi pada hari Senin. Imbal balik yang tinggi meningkatkan opportunity cost bagi para pemegang emas.
Emas spot XAU naik 0,4% pada $1.932,78 per ons di 18:32 UTC dan emas berjangka berada pada angka $1.934, naik 0,5%. Perak spot naik 0,6% menjadi 24,64 Dolar per ons dan platinum turun 0,6% menjadi 980,36 dolar per ons






