Jerome Powell selaku Ketua The Fed ke-16. Pria yang lahir 4 Februari 1953 resmi dilantik sebagai Ketua The Fed sebelumnya, Janet Yellen, pada tanggal 5 Februari 2018.
Powell yang harus dituntut mesti temukan jalan keluar menurut sesuai dengan apa yang dibutuhkan perkara yang terkait dengan bank sentral Amerika Serikat.
Artikel ini juga akan mengupas lebih dalam mengenai siapa Jerome Powell, dan tantangan apa sajakah yang beliau hadapi jadi Ketua The Fed.
Jerome Hayden Powell sebagai Ketua the Fed yang menjabat pada masa 2018-2022. Pengalaman Jerome Powell di bagian finansial serta ekonomi sudah tidak diragukan sekali lagi.
Ia pula terdaftar jadi ketua Fed paling kaya ke-2 sesudah Paul Volcker, menggunakan keseluruhan kekayaan menjangkau 112. 3 juta dolar AS pada tahun 2017.
Beliau sebelumnya menjadi anggota bank sentral, Powell merupakan seseorang pengacara yang diakui sang bank-bank serta perusahaan investasi besar seperti Dillion, Read dan Co., Bankers Trust, serta Carlyle Group.
Powell pernah pula menaruh totalitas kerjanya pada George H. W. Bushs Treasury Department sebagai sekretaris keuangan, dan menjabat sebagai dosen tamu di Bipartisan Policy Center.
Pada saat jadi dosen tamu, beliau membuat satu karya yang membawa pencerahan untuk duduk perkara batas utang debt-ceiling.
Prestasi ini bisa jadi jawaban atas pertanyaan mengenai siapa Jerome Powell, bila dia salah satu sosok yang mempunyai pengalaman pada global finansial ekonomi.
Powell bukan keliru orang baru yang terdapat pada bank sentral Alaihi Salam. Ia sudah pernah jadi bagian dari dewan gubernur The Fed dibawah pimpinan Janet Yellen.
Tahun 2012, Obama menunjuk Powell yang memberikan kursi dewan gubernur The Fed. Waktu itu, mencapai 1/2 menurut Senat Republik yang menolak Jerome Powell sebagai ketua The Fed. Bahkan hanya satu orang yang mendukungnya, salah satunya Bernie Sanders.
Memasuki tahun 2018, 6 tahun sehabis tahun 2012, pihak The Fed sukses memulihkan kesehatan ekonomi negara.
Dari sebagai besar anggota senat dari Partai Republik terkecuali empat anggota, memberikan suara mereka buat Powell. Sedang menurut sebagai dari Partai Demokrat, seperlimanya tidak mau untuk memilih Powell.
Satu diantara empat orang yang menolak Jerome Powell salah satu Senator Mike Lee berdasarkan Utah. Menurut seseorang juru bicara, 3x Powell justru diunggulkan, 3x pula Lee tidak memilih Powell.
Argumennya, Powell dipandang tidak mensupport diskusi terbuka keputusan bank sentral yang dilihat oleh Government Accountability Office.
Model Kepemimpinan Jerome Powell
Jerome Powell populer jadi seorang sentris yang juga akan melanjutkan bias kebijakan Ben Bernanke serta Yellen. Dalam peningkatan suku bunga jangka pendek, dia juga akan tetapkan berdasar dalam data.
Beberapa analis sudah mengekspektasikan 3x peningkatan suku bunga di tahun 2018, setelah 3x peningkatan di tahun 2017, di dalam perekonomian Alaihi Salam yang tengah sembuh dari the Great Recession.
Jumlah peningkatan suku bunga bisa bertambah apabila pemotongan pajak yang beberapa ketika terakhir diaplikasikan oleh Donald Trump, berhasil mensupport akselerasi perkembangan.
Prosentase suku bunga mungkin saja juga akan naik tajam, tetapi bukanlah lantaran perbedaan pendekatan kebijakan moneter.
Tetapi lantaran peningkatan perkembangan yang didorong sang kebijakan fiskal dan inflasi yang tinggi, tegas Lynn Reaser, menyikapi peresmian Jerome Powell jadi ketua The Fed







