Index dolar AS DXY bergerak hampir flat pada range 90.50-an sepanjang 3 hari berturut-turut. Rapat dewan peraturan moneter bank sentra AS FOMC sudah diawali tempo hari dan akan berjalan sampai malam hari ini.
Informasi hasil pertemuan itu akan peluang berpengaruh eksplosif di pasar forex, hingga aktor pasar memutuskan untuk wait-and-see lebih dulu.
Dolar Konstan Dekat Paling tinggi Satu bulan
Kesepakatan yakini FOMC akan menjaga peraturan moneter sekarang ini.
Ketika yang serupa, bank sentra diprediksi akan mengaku ada dialog di kelompok peserta rapat mengenai tapering pengurangan Quantitative Easing.
Tetapi, masih banyak pertanyaan mengenai apa mereka akan memberinya signal tapering atau peningkatan suku bunga dalam kurun waktu tertentu atau mungkin tidak.
Saat itu, data pemasaran retail AS terkini tampilkan profile bermacam. Pemasaran retail bulan Mei 2021 tumbuh lebih kurang kuat dibanding harapan kesepakatan, tapi data bulan April malah dikoreksi naik sampai melebihi tingkat pra-pandemi.
Laporan terpisah memperlihatkan jika inflasi harga barang boyongan terakselerasi sampai 6.6 %.
Ini memberikan dukungan harapan peningkatan inflasi, sesudah data harga customer naik tajam pada minggu kemarin. Oleh karenanya, aktor pasar akan mengawasi pengakuan FOMC yang menyentuh kasus inflasi.
Ketua The Fed Jerome Powell awalnya memiliki pendapat jika kenaikan inflasi cuman sementara saja, hingga faksinya tidak perlu lakukan tapering atau meningkatkan suku bunga.
Bersamaan dengan pertambahan data yang memperlihatkan peningkatan inflasi terus-terusan, ada peluang dia akan berbeda sikap. Bila dia betul-betul berbeda sikap, USD berkesempatan melesat cepat.
Sementara nuansa ketidakjelasan masih teramat pekat, USD condong menurun terbatas.
Saat informasi dicatat, EUR/USD tersebar pada range 1.2127. Mata uang-mata uang high risk seperti GBP, AUD, dan NZD, cetak naiknya tipis pada greenback. Sedang USD/JPY ketekan pada range 109.92.
Bila Powell kedengar hawkish, reaksi USD semakin lebih menonjol, kata Ulrich Leuchtmannkepala penelitian FX dan komoditas di Commerzbank seperti dikutip oleh Reuters.
Karena pasar lebih bersiap-sedia untuk gerakan prospektif yang besar, karena itu lumrah saja bila EUR-USD akan diperjualbelikan lebih dekat ke 1.21 dibandingkan ke 1.22 sampai rapat FOMC.






