Mendekati perubahan kepemimpinan dari Mario Draghi ke Christine Lagarde. Pimpinan Bundesbank berkali-kali mengkritik pedas Draghi dalam pidatonya, sesaat seorang petinggi bank sentra serta diisukan mengundurkan diri sebab tidak sepakat pada kebijaksanaan Quantitative Easing.
Peluang untuk menahan berlangsungnya hal sama, Gubernur ECB Christine Lagarde belakangan ini mengirim surat edaran spesial buat beberapa anggota Dewan Kebijaksanaan ECB.
Edaran itu berisi himbauan supaya mereka tidak membahas ulasan kebijaksanaan bank sentra atau parameternya dengan publik sebelum pengumuman sah pada tanggal 23 Januari akan datang.
Dalam testimoni pertamanya sesudah dikukuhkan jadi gubernur ECB tahun kemarin, Christine Lagarde mengutarakan gagasan untuk melakukan pelajari lengkap pada banyak kebijakan ECB serta mengukur kesesuaiannya dengan keadaan ekonomi terbaru.
Bermacam pendapat simpang siur tersebar berkaitan isi ulasan itu, dari mulai peluang perkembangan sasaran inflasi sampai integrasi perkembangan iklim serta mata uang digital.
Minggu lantas, Gubernur Bank Sentra Prancis, Villeroy de Galhau, menjelaskan jika ECB seharusnya mengambil sasaran inflasi simetris.
Gubernur Bank Sentra Belanda, Klaas Knot, menyarankan untuk diterapkannya sasaran inflasi dalam satu rata-rata khusus supaya ada elastisitas tambah tinggi dalam penetapan kebijaksanaan bank sentra.
Di lain sisi, Gubernur Bundesbank, Jens Weidmann, menyaratkan jika dia memandang tidak ada pentingnya mengubah sasaran inflasi sekarang pada dibawah, tetapi dekati 2 %.
Surat edaran Lagarde peluang mempunyai tujuan untuk hentikan bermacam komentar yang memancing pertaruhan publik mendekati rapat kebijaksanaan ECB pada tanggal 22-23 Januari.
Berita tentang surat edaran Lagarde dikeluarkan oleh Bloomberg dengan mencuplik narasumber yang menampik untuk disebutkan namanya, sebab surat berkaitan berbentuk konfidensial. Jubir ECB menampik memberi komentar tentang berita ini.







