Beranda Analisa Forex Mengabaikan Inflasi Negatif, Pasangan AUD/USD Raih Posisi Tertinggi

Mengabaikan Inflasi Negatif, Pasangan AUD/USD Raih Posisi Tertinggi

761
0

Pasangan AUD/USD sentuh rekor posisi tertinggi dari sejak April 2019 pada rata-rata 0.7180-an dalam perdagangan hari ini 29/7.

Data inflasi Australia memperlihatkan pengurangan kuartalan terberat, tapi aktor pasar masih reli karena depresiasi dolar AS. Aussie meneruskan penguatan dolar New Zealand.

Australian Bureau of Statistics memberikan laporan perkembangan inflasi customer tertera -1.9 % Quarter over Quarter pada kuartal ke-2 tahun 2020.

Perolehan itu sedikit lebih bagus daripada harapan yang dibanderol pada -2.0%, tapi adalah pengurangan kuartalan paling besar dalam riwayat.

Laporan inflasi tahunan juga tertera -0.3 % Year-on-Year, makin menjauh dari sasaran inflasi 2% yang diinginkan oleh bank central Australia RBA. Meskipun begitu, analis memandang bank central belum mengubah kebijaksanaan untuk menyikapinya.

Peluang per awal tahun kedepan, inflasi yang super rendah serta tingkat pengangguran yang tinggi akan menggerakkan RBA untuk lakukan semakin banyak kebijaksanaan moneter longgar.

Tetapi untuk saat ini, kami anggap angka inflasi ini akan diacuhkan oleh RBA, sebab mereka telah memperhitungkan angka inflasi yang negatif untuk kuartal ke-2 serta inflasi pokok yang loyo walau tidak selemah data aktual, tegas Hayden Dimes, seorang ekonom dari ANZ.

Aktor pasar hampir meremehkan data inflasi itu, sebab harga komoditas terus memberikan dukungan reli Aussie.

Ditambah lagi sorotan penting sekarang ini masih terpusat pada dolar AS, mengingat keutamaan pengakuan kebijaksanaan Federal Reserve serta bahasan budget rangsangan fiskal AS.

Beberapa analis menulis ada peluang The Fed akan memberikan signal untuk menjaga suku bunga super rendah dalam periode waktu semakin lama, hingga menggerakkan keruntuhan nilai ganti USD.

Beberapa wakil rakyat AS terus berseteru mengenai berapakah besar rangsangan penambahan yang diperlukan untuk menalangi kemerosotan ekonomi karena pandemi COVID-19, walau sebenarnya beberapa budget akan habis dalam minggu ini.

Satu pertemuan wartawan serta/atau pengakuan dovish dari FOMC bisa menggerakkan AUD/USD sampai 0.72, tegas Joseph Capurso dari Commonwealth Bank of Australia.

Tapi karena rendahnya kurs USD sekarang ini, ada efek peningtegasn USD sesudah rapat FOMC bila FOMC tidak se-dovish harapan simpatisan pasar.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses