Beranda Analisa Forex Mendekati Pidato Pimpinan FED, DXY Sedang Revisi

Mendekati Pidato Pimpinan FED, DXY Sedang Revisi

536
0

Dolar AS jatuh di akhir perdagangan Selasa Rabu pagi WIB, sebab sentimen pasar beralih berhati-hati satu hari mendekati pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengenai permasalahan ekonomi serta saat investor memperhitungkan peluang suku bunga negatif AS.

Dolar tidak selamanya didorong oleh unsur safe-haven, kata beberapa analis, mengingat beberapa saham AS turun serta harga surat hutang pemerintah semakin tinggi pada Selasa 12/5/2020.

Dolar masih diperjualbelikan dalam rata-rata luas serta pelemahannya ini hari kemungkinan sebab kehati-hatian mendekati pidato Powell esok serta khususnya mengingat perbincangan sekarang mengenai suku bunga negatif,  kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Western Union Business Solutions di Washington.

Walau Powell serta beberapa petinggi Fed benar-benar tidak pedulikan pemangkasan suku bunga di bawah 0, beberapa pasar telah mulai mempertimbangkan pemangkasan semacam itu.

Fed Funds berjangka pada Selasa 12/5/2020 dihargai dengan suku bunga negatif seputar 1/2 pangkal point untuk April 2021.

Pasar pilihan suku bunga menunjukkan kemungkinan 23 % jika tingkat suku bunga dana federal fed fund akan turun di bawah 0 di akhir Desember, data BofA Securities memperlihatkan.

Itu dibanding dengan kemungkinan sembilan sampai 10 % minggu kemarin.

Dalam perdagangan sore, indeks dolar yang menghitung greenback pada enam mata uang penting lawannya, melemah 0, 3 % jadi 99, 959.

Dolar sedikit makin rendah sesudah data memperlihatkan indeks harga customer AS turun 0, 8 % pada April, pengurangan paling besar semenjak Desember 2008 saat ekonomi ada dalam gejolak krisis serta mengidentifikasi pengurangan bulanan ke-2 beruntun dalam IHK.

Keseluruhannya, beberapa analis menjelaskan pemungutan efek sudah dibatasi oleh kecemasan yang terus-terusan mengenai kritis kesehatan global.

Beberapa kasus baru infeksi virus corona sudah diketemukan di China, Korea Selatan serta Jerman, dimana pemerintah semasing sudah kurangi limitasi kuncian.

Timbulnya kembali lagi beberapa kasus virus corona bisa mengakibatkan kerusakan pemulihan ekonomi global yang dibantu suntikan rangsangan moneter serta fiskal.

Euro paling akhir kuat 0, 4 % pada mata uang AS pada 1, 0848 dolar, walau tidak jauh dari level paling rendah 1, 0636 dolar yang tersentuh di akhir Maret saat epidemi kirim pasar ke kericuhan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses