Beranda pendidikan forex Mempelajari Teori Jangka Pendek Martin Schwartz

Mempelajari Teori Jangka Pendek Martin Schwartz

656
0

Berbeda dengan investor kawakan lainnya, Schwartz yakni satu orang trader harian.

Dia membuka dan tutup tempat tradingnya di hari yang sama. Kecuali trading memakai dana pribadi, dengan mengurus dana dari beberapa klien .

Martin Schwartz yakni satu orang trader saham dan futures di Wall Street, AS.

Dia mulai dikenal dengan luas waktu memenangi US Trading Championship pada tahun 1984.

Berhenti Kerja Untuk Konsentrasi Jadi Trader

70 Mempelajari Teori Jangka Pendek Martin Schwartz

Martin Schwartz yang pengagum kuda ini dapatkan gelar MBA dari Columbia University pada tahun 1970 awalnya kerja jadi analis keuangan di E. F Hutton. Sambil kerja dia trading dengan dana pribadi.

Waktu trading, Schwartz yang masih bergantung pada analisa teknikal dibandingkan dengan fundamental.

Selain itu, ia serta turut menulis buku mengenai trading dengan judul  Pit Bull: Lessons from Wall Street’s Champion Day Trader  yang meceritakan pengalaman jatuh-bangunnya jadi trader saham di Wall Street.

Saya harus kerja untuk sendiri dan berkonsentrasi penuh karena itu.

Saya harus memutuskan jika inginkan sukses jadi trader di pasar saham,  kata Martin Schwartz dalam satu interviu dalam buku  Market Wizards: Interviews With Top Traders .

Walaupun gajinya lumayan tinggi, tapi dia sering alami kesulitan ekonomi sebab selalu rugi di pasar saham. 

Saya tahu hal seperti ini tidak bisa ditolerir. Saya tahu saya harus kerjakan satu hal yang sekalinya berbeda.

Periode waktu setahun dananya berkembang jadi USD600, 000, dan tahun seterusnya dia sukses melipat-gandakannya sampai mencapai USD1. 2 juta.

Setelah sukses menjadikan satu dana sebesar USD100, 000, dia mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja dan coba mengadu nasib di American Stock Exchange jadi trader berdiri dengan sendiri.

Kesempatan kali ini, Martin Schwartz lakukan perbaikan langkah tradingnya lebih memperhatikan analisa teknikal dan sentimen pasar.

Pengagum Trading Periode Pendek

71 Mempelajari Teori Jangka Pendek Martin Schwartz

Satu orang rekanan mengajari, waktu ada berita baik tetapi harga saham bergerak turun berarti pasar tengah demikian lemah.

Begitu sebaliknya waktu berita jelek tetapi harga jadi naik itu berarti sentimen pasar tengah tinggi,  sebut Martin Schwartz yang sempat berdinas di Korps Marinir AS itu.

Walaupun Schwartz dikenal jadi trader harian atau periode pendek, tetapi dia demikian berhati-hati dan mempertimbangkan dengan masak awalnya membuka satu tempat.

Apa sarannya untuk beberapa trader?  Belajarlah agar bisa terima kesalahan dan kerugian. Jangan biarkan kerugian tambah semakin, cepat lakukan cut loss.

 Jangan Sampai meningkatkan position size sampai dua atau 3x awalnya modal Anda berlipat mejadi dua atau 3x makin besar,  kata Martin Schwartz yang sekarang trading di rumah pribadinya di Florida itu.

Karena demikian senang pada trading periode pendek, Schwartz ikut berpartisipasi dalam U. S. Trading Championships pada tahun 1984 yang diselenggarakan oleh Stanford University.

Dimana masing-masing peserta mulai dengan dana awal USD400, 000. Dia sukses menjadi juara setelah sukses bikin keuntungan rata-rata 210 persen periode waktu empat bulan.

Kita bisa mengambil manfaat positif dari narasi perjalanan profesi dan pandangan Martin Schwartz tentang kegigihannya bangun dari kerugian dan menggunakan analisa teknikal serta sentimen pasar untuk mendukung trading periode pendeknya.

Beberapa trader dan investor yang telah sukses dalam profesinya beberapa besar memberi pengetahuan dan waktunya faedah tingkatkan dunia trading dan investasi seperti membuat perusahaan investasi.

Jadi konsultan, pengamat di sejumlah media investasi dan usaha, tingkatkan software trading, menulis buku, dan beda sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses