Pasangan EUR/USD turun berada di 0.1 % ke 1.1064 pada awal perdagangan session New York 29/8, walau gejolak politik Italia sukses diredam lewat perdamaian di antara partai-partai politik yang bentrok.
Tempat Euro sekarang ada di posisi paling rendah empat hari serta punya potensi turun lebih jauh, sebab arah kebijaksanaan bank sentra Eropa yang lebih dovish.
Kritis politik Italia berkurang sesudah partai 5 Star Movement sampai persetujuan untuk menyatu dengan Partai Demokratik, sesudah pecah kongsi dengan partai League.
Kondisi ini menghindari pentingnya pemilu awal di Italia, walau belum diyakinkan jika konsolidasi di antara 5 Star Movement serta Demokratik akan bertahan lama.
Formasi pemerintahan baru Italia dipandang kurangi kekuatan benturan masalah budget dengan Uni Eropa pada musim gugur akan datang.
Perubahan positif itu hampir tidak diacuhkan oleh Euro. Masalahnya aktor pasar lebih menyorot prospek pemotongan suku bunga ECB.
Kami makin condong berpikir jika efek pada EURUSD dari politik Italia lebih kemungkinan cuma memunculkan noise dibanding menggerakkan outlook arah gerakan baru untuk pasangan mata uang ini, kata Alvise Marino dari Kredit Suisse.
Sambungnya, Pasar sekarang mengekspektasikan ECB memotong suku bunga sebesar 12 basis point dalam rapat selanjutnya tanggal 12 September.
Dengan latar ekonomi makin turun lebih jauh semenjak rapat kebijaksanaan paling akhir, ECB peluang akan melakukan tindakan lebih agresif, kata Frederick Mellors, seseorang ahli di UBS Global Wealth Management.
Menurut dia, Pengalaman Jepang beberapa tahun kemarin, dimana beberapa pengambil kebijaksanaan tidak bereaksi cukup tegas, membuahkan periode deflasi berkelanjutan, peluang memberatkan pemikiran mereka.
Pada bulan Juli, ECB sudah mensinyalkan akan memotong suku bunga serta atau meluncurkan program Quantitative Easing Baru pada bulan September.
Tetapi, waktu itu mereka belum mengutarakan berapakah besar rasio pelonggaran moneter yang akan dipublikasikan. Aktor pasar awalannya memprediksi pemotongan suku bunga sebesar 10 basis point saja.
Tapi perubahan data-data ekonomi terbaru dan pengakuan beberapa petinggi tinggi ECB justru memantik pertaruhan pemotongan suku bunga dalam jumlahnya semakin besar.






