Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Laporan Tenaga Kerja Memberikan Dukungan Terhadap Penguatan Dolar

Laporan Tenaga Kerja Memberikan Dukungan Terhadap Penguatan Dolar

668
0

Dalam perdagangan hari ini dolar Australia bergerak naik hampir 1% ke posisi 0.7289 pada Dolar AS hari Kamis 15/November, karena laporan ketenagakerjaan yang semakin baik di banding harapan.

 

Meskipun pergerakannya harus mengalami kemunduran pada session Eropa, tapi tempat masih tetap di rata-rata posisi paling tinggi dalam satu pekan. Pasangan AUD/NZD ikut bergerak naik sebesar  0.33 % ke 1.0673.

 

Instansi Australian Bureau of Statistics memberikan laporan jika Employment Change harus mengalami penguatan sebesar 32.8k untuk bulan Oktober.

 

Angka itu melebihi perolehan bulan awal mulanya pada 7.8k serta tambah tinggi dari harapan yang dibanderol pada 19.9k. Jumlahnya tenaga kerja yang mendapatkan pekerjaan full-time ikut melejit ke keseluruhan 42,300 dari 20,300 pada bulan September, sekaligus juga mencatat rekor paling tinggi dalam empat bulan paling akhir.

 

Pembenahan sejumlah data ketenagakerjaan yang mengungguli prediksi awal ini menyebabkan tingkat pengangguran flat pada posisi 5.0 %, meskipun awal mulanya diestimasi akan bertambah ke 5.1 %.

 

Otomatis, serangkaian laporan itu mendukung optimisme bank sentra Australia Reserve Bank of Australia masalah kestabilan ekonomi, meskipun belumlah pasti akan menggerakkan mereka meningkatkan suku bunga.

 

Sedangkan sesudah laporan ketenagakerjaan launching, Asisten Gubernur RBA, menjelaskan jika restriksi pemberian hhutang lending sudah menguatkan kekuatan perekonomian.

 

Namun, dia ikut mengutarakan jika baku yang lebih ketat untuk pemberian hutang buat developer dapat menyebabkan kemunduran yang drastis pada bidang konstruksi.

 

Di lain sisi, satu berita dari China turut mendukung reli Dolar Australia. Dengan mencuplik narasumber anonim, Bloomberg menyampaikan kabar jika pemerintah China sudah membuat beberapa konsesi yang dapat dibikin mendekati pertemuan pada Presiden AS serta Presiden China pada pertemuan tingkat tinggi G20 Argentina.

 

Meski begitu, beberapa analis sangsi jika satu persetujuan betul-betul akan terwujud pada kedua pihak, bila cuma berdasar pada gagasan konsesi China itu saja.

 

Masalahnya sejumlah besar isi dokumen cuma mengulang-ulang banyak hal yang sebelumnya pernah diserahkan oleh Beijing, serta tidak berisi beberapa hal seperti pertukaran kebijaksanaan industri yang diinginkan oleh Trump.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses