Pasangan USD/CAD roboh ke rata-rata paling rendah dua bulan pada rata-rata 1.3100 dalam perdagangan session New York tempo hari.
Launching data inflasi tahunan Kanada dapat dibuktikan bertahan pada posisi 2.2 %, hingga mendukung bias bearish periode pendek pada pasangan mata uang ini.
Tempatnya ketahan di seputar 1.3118 dalam perdagangan ini hari 19/12, tapi beberapa analis memandang penurunan masih dapat bersambung.
Badan Statistik Kanada memberikan laporan jika pergerakan inflasi alami penurunan 0.1 % pada bulan November, sesuai dengan prediksi awal.
Tetapi, perkembangan inflasi tahunan konstan pada posisi 2.2 %. Tiga acuan inflasi lain yang jadikan rujukan kebijaksanaan penting oleh bank sentra Kanada BoC serta sukses bertambah tambah tinggi dibanding harapan awal.
Data-data dalam kerangka waktu tahunan solid melewati sasaran 2 %, hingga menggerakkan banyak faksi lebih percaya BoC tidak akan memotong suku bunga di waktu depan.
Josh Nye, ekonom senior RBC Capital Markets, memandang, Kami tidak berpikir data inflasi ini hari terkait dengan kebijaksanaan BoC.
Tetapi beberapa pengambil kebijaksanaan memungkinkan untuk dikuasai oleh laporan GDP Oktober yang dikeluarkan minggu kedepan, yang kami anggap akan kembali tunjukkan perkembangan kuartalan dibawah trend pada kuartal ke empat.
Jika benar demikian seharusnya buka kesempatan pemotongan suku bunga.
Pengakuan hasil rapat kebijaksanaan bank sentra Kanada awal bulan ini bermuatan lebih hawkish.
BoC mengutamakan jika investasi usaha makin kuat dalam kuartal ke-3 serta rerata inflasi akan ada di atas 2 % sepanjang dua tahun ke depan.
Tetapi, mereka selalu memonitor data-data berbelanja customer, kegiatan bagian perumahan, serta investasi usaha dalam beberapa waktu ke depan untuk mengetahui kalau-kalau ada bidang yang terpengaruh oleh desakan dari perlambatan ekonomi luar negeri.
Selain itu, ada unsur lain yang bermain dalam pair ini. analis dari CIBC Capital Markets memiliki pendapat jika walau unggulnya kapasitas ekonomi Kanada sudah menggerakkan animo Loonie selama tahun 2019, tapi outlook Dolar AS ke depan bisa menjadi penggerak penting.






