Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Langkah Praktis Mengatasi Kekurangan Analisis Teknikal

Langkah Praktis Mengatasi Kekurangan Analisis Teknikal

797
0

Analisis teknikal biasanya disukai trader pemula karena keringanannya dalam memberi tanda entry. Ditambah lagi, mencari tanda trading dengan tanda serta pola harga telah jadi sejenis ritual. Tetapi, bersamaan menambahnya pengalaman trading, makin kita sadar bakal kekurangan analisis teknikal.

Dari pada selalu alami kesalahan sama berkali-kali, seseorang trader mesti belajar untuk melakukan perbaikan kekurangannnya. Bila sampai kini Anda selalu tergantung pada tanda trading dari analisis teknikal namun tetap masih tidak untung, jadi berikut waktunya untuk buka wawasan.

Kenapa Trader Tidak Dapat Tergantung Seutuhnya Pada Analisis Teknikal?

Tersebut disini sebagian poin-poin paling utama kekurangan analisis teknikal :

  1. Analisis teknikal cuma menghadirkan data lampau.

Kekurangan analisis teknikal terdapat pada kenyataan kalau chart cuma menghadirkan catatan pergantian harga, tak tahu itu berbentuk candlestick, bar maupun line chart. Yup, kata kuncinya yaitu ” catatan ” atau record pergantian harga. Dengan kata lain, chart cuma menghidangkan rentang gerakan harga dari saat lampau (history) hingga sekarang ini (current time).

Implikasinya, secanggih atau seakurat apa pun analisis teknikal, sebenarnya tidak bisa ” meramalkan ” ke mana harga bakal bergerak setelah itu. Walau dengan pertolongan leading indicator sekelas RSI serta Osilator Stochastic, kemungkinan tanda palsu (fake signal) masih tetap punya potensi merugikan akun Anda.

  1. Relatif subyektif.

Permasalahan kekurangan analisis teknikal ke-2 yaitu saat trader berupaya mencari titik-titik entry paling baik dengan bermacam taktik tidak sama. Akhirnya, pada satu trader dengan trader lain pastinya akan berbuntut dengan pembukaan posisi tidak sama. Mengakibatkan, pasar belum pasti bakal bergerak sama sesuai harapan, walau tanda trading tampak begitu terang untuk Anda sendiri.

Walau ke-2 chart diatas memakai pair serta timeframe sama, tetapi trader bakal buka posisi pada titik entry tidak sama. Dasarnya, apa yang tampak sebagai titik entry prima pada chart Anda belum pasti bakal direspon sama oleh trader-trader lain, dapat jadi mereka jadi buka posisi berlawanan.

  1. Keadaan tanda trading prima tidak sering diketemukan.

Waktu belajar memakai tanda, kita cuma di ajarkan untuk mencari tanda trading dengan pola sempurna. Misalnya belajar mengendarai mobil, kita mesti menanti hingga keadaan jalan lancar serta tanpa masalah, walau sebenarnya dalam sebenarnya, keadaan itu tidak mewakili keadaan jalan raya biasanya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses