Sekarang ini Federal Reserve sedang ada pada ” normalisasi yang cantik ” akan menyeimbangkan kenaikan dari suku bunga serta kestabilan pasar serta ekonomi, suatu hal yang siapa saja akan salah satu ketua selanjutnya akan tidak merusaknya, sekian pendapat Allianz Chief Economic Advisor Mohamed El-Erian pada CNBC pada hari Kamis.
Keterangan Presiden AS Donald Trump memperkirakan juga akan menginginkan ketua The Fed selanjutnya hari Kamis saat AS. Gubernur The Fed sekarang ini, Jerome Hayden Powell dengan kata lain Jay, dilihat salah satu calon terkuat untuk jabatan itu.
” The Fed mulai normalisasi yang memang sangat cantik ini : The Fed sudah berhenti dengan pelonggaran kuantitatif, The Fed sudah menambah suku bunga, The Fed sudah menyebutkan ide untuk kurangi neraca keuangannya tanpa ada mengganggu pasar serta tanpa ada menggagalkan pemulihan global.
Serta saya tidak berberpikir siapa juga akan tidak menginginkan mengacaukan normalisasi yang cantik ini, ” kata El-Erian pada CNBC pada tahun 2017 Barclays Asia yang ada di Singapura hari ini.
El-Erian memberikan kalau itu sangat bermakna kalau ” tak ada yang juga akan berubah” dalam periode pendek, bersama The Fed diprediksikan juga akan menambah suku bunga bulan Desember serta selalu bergerak maju dengan gagasan pengurangan neraca keuangannya.
Walau selama ini beberapa pasar keuangan masih bereaksi negatif pada pencalonan Powell, terlebih dari beberapa pemegang dolar AS serta Treasury, hari Rabu The Wall Street Journal yang memberitakan kalau Powell telah diberitahu mengenai ketentuan Trump untuk mencalonkan dia.
Berkali-kali digambarkan salah satu petinggi yang menjemukan oleh beberapa Wall Streeters, dari pada dengan ekonom John Taylor atau eks Gubernur Fed Kevin Warsh, Powell diinginkan juga akan tetaplah ikuti jalur kebijakan yang sama dengan Yellen tetapi bisa berlaku pro aktif dalam mengambil keputusan sebagian ketentuan di sektor keuangan.
Tentang pendekatannya pada kebijakan moneter, Powell relatif ikuti Yellen, yang dipandang salah satu super dovish waktu menggantikan jabatan untuk ketua Fed dari Ben Bernanke, tetapi lalu Yellen menunjukkan dianya lebih hawkish dari sebagian anggota dewan yang lain.






