DXY ketahan di rata-rata 98.30 pada awal perdagangan session New York 26/11, walau sempat berusaha naik di akhir session Eropa.
Launching indeks kepercayaan customer Consumer Confidence Index oleh The Conference Board malam hari ini tunjukkan penurunan optimisme warga untuk bulan ke empat berturut-turut.
Mengakibatkan, Greenback gagal kuat versi beberapa mata uang mayor. Waktu berita dicatat, EUR/USD masih macet di rata-rata 1.1015, demikian juga AUD/USD hampir flat di rata-rata 0.6780-an.
Laporan Neraca Perdagangan Barang Amerika Serikat preliminer yang diadukan lebih dini ini hari, tunjukkan penurunan defisit dari 70.55 Miliar jadi 66.53 Miliar.
Rekor ini lebih baik daripada perkiraan awal yang memprediksi defisit akan membengkak sampai 71.30 Miliar.
Dalam kata lain, efek perang dagang versi China yang berkelanjutan buat Amerika Serikat sebetulnya tidak sebesar yang dipikirkan oleh beberapa ahli. Namun, optimisme customer AS justru labil.
The Conference Board memberikan laporan jika indeks kepercayaan customer turun dari 126.1 jadi 125.5 dalam hasil survey bulan November ini. Ini adalah penurunan untuk bulan ke empat beruntun.
Walau sebenarnya, beberapa ekonom yang diwawancarai Dow Jones menginginkan indeks akan bertambah jadi 126.6. Indeks yang mengukur sentimen customer pada kondisi ekonomi terbaru roboh dari 173.5 jadi 166.9.
Ini menyaratkan jika perkembangan ekonomi di kuartal paling akhir tahun 2019 akan lemah, kata Lynn Franco, direktur senior bagian tanda ekonomi di The Conference Board.
Meski demikian, harapan periode pendek customer bertambah moderat, serta perkembangan diawalnya tahun 2020 peluang masih ada seputar 2 %.
Keseluruhannya, tingkat kepercayaan customer masih lumayan tinggi serta seharusnya memberi dukungan berbelanja customer kompak sepanjang musim berlibur kesempatan ini.
Lepas dari penilaian Franco, indeks kepercayaan customer itu sebetulnya bukan hanya satu data yang menyaratkan perlambatan pergerakan ekonomi AS mendekati akhir tahun ini.
Data perkiraan perkembangan GDP yang dikeluarkan oleh The Fed daerah New York ke arah pada ekspansi sekitar 0.7 % saja. Tanda versus The Fed daerah Atlanta serta memproyeksikan perkembangan cuma 0.4 %.
Namun, asosiasi National Retail Federation memprediksi penjualan sepanjang saat liburan di akhir tahun ini akan bertambah 4 % dibanding tahun kemarin.






