Dolar Amerika Serikat AS sedikit beralih pada beberapa mata uang di hari Senin sebab jatuhnya harga minyak mentah dunia mendesak mata uang yang berkaitan dengan komoditas itu.
Disamping itu animo dolar AS dipacu oleh sikap beberapa investor yang menanti hasil KTT Uni Eropa di minggu ini mengenai bagaimana menangani efek ekonomi dari kritis yang diakibatkan oleh epidemi COVID-19.
Indeks Dolar AS, yang menghitung kemampuan greenback pada enam mata uang penting, turun 0, 08% pada 99, 76.
Indeks ini sudah mundur dari titik paling tinggi 3 tahun di 102, 97 yang diukir pada pertengahan Maret sebab beberapa langkah rangsangan moneter Federal Reserve kurangi desakan pada permodalan dolar AS.
Perhatian pasar dunia kembali lagi ke arah anjloknya harga minyak mentah WTI AS yang memulai minggu yang dihiasi banyak data serta laporan penghasilan yang akan menyingkap kerusakan yang dikarenakan oleh karantina global buat memutuskan penebaran virus corona SARS Cov-2.
Mata uang berkaitan minyak tampil lebih lemah dengan dolar AS 0, 36% tambah tinggi pada dolar Kanada, sesaat krona Norwegia serta peso Meksiko melemah seputar 1, 3% pada greenback.
Selain itu pengukuran tempat pada perdagangan dolar AS yang disaksikan dari tempat bersih beberapa spekulan di Pasar Moneter Internasional dalam 10 mata uang penting,.
Termasuk Juga yen serta euro, mencatatkan tempat net short sejumlah $10, 52 miliar, naik dari $9, 73 miliar satu minggu awalnya.
Beberapa investor akan memperhatikan tanda-tanda dari beberapa kepala pemerintahan Uni Eropa yang direncanakan untuk membuat pertemuan online mengenai bagaimana menangani efek ekonomi dari kritis epidemi di hari Kamis.
Dimana pandangan yang lain mengenai coronabonds, sejumlah besar dituntut oleh beberapa negara anggota Uni Eropa selatan, diinginkan bisa disuarakan.
Beberapa pemerhati pasar lihat rendahnya harapan pada kesolidan beberapa peserta pertemuan itu, yang bisa mendesak euro dalam periode pendek.






