Korea Utara tengah menyiapkan uji coba rudal jarak jauh yang dipercaya bisa menjangkau Pantai Barat Amerika Serikat, sekian info dari seseorang anggota parlemen Rusia yang barusan kembali dari acara kunjungannya ke Pyongyang.
sesuai yang dilaporkan dari kantor berita RIA Rusia, Anton Morozov, anggota majelis tinggi parlemen Rusia, serta dua anggota parlemen Rusia yang lain berkunjung ke Pyongyang tanggal 2-6 Oktober.
” Mereka tengah menyiapkan tes baru untuk rudal jarak jauh. Mereka bahkan juga berikan kami perhitungan matematis yang mereka yakini menunjukkan kalau rudal mereka akan dapat menghantam Pantai Barat Amerika Serikat, ” kata RIA mengutip Morozov.
” Sejauh yang kami mengerti, mereka punya niat meluncurkan satu sekali lagi rudal jarak jauh kurun waktu dekat. Serta secara umum, situasi hati mereka agak agresif, ” terang Morozov.
Kemelut bertambah dalam sebagian minggu paling akhir tentang program senjata nuklir serta rudal Korea Utara dikarenakan Pyongyang sudah menguji sebagian rudal serta lakukan apa yang dikatakannya jadi ledakan uji bom hidrogen waktu negara itu selalu bergerak menuju maksudnya adalah untuk meningkatkan rudal berhulu ledak nuklir yang dapat menghantam daratan Amerika Serikat.
Komentar Morozov menambah harga obligasi Treasury AS hari Jumat, dikarenakan beberapa investor yang cemas dengan prospek eksperimen rudal baru Korea Utara itu berpindah ke aset yang diliat pasar jadi tempat yang aman ketika ketidakpastian. Harga emas juga menanjak 0,51% di hari Jumat.
Di Washington, seseorang petinggi AS menyebutkan kalau sudah ada tanda-tanda kalau Korea Utara bisa menyiapkan satu eksperimen rudal pada atau sekitaran 10 Oktober, yang bertepatan dengan ulang tahun berdirinya Korean Workers Party yang berkuasa di Korea Utara serta satu hari sesudah berlibur Hari Columbus di Amerika Serikat.
Petinggi itu, yang bicara tanpa ada mengatakan nama, tidak mengungkap type rudal yang juga akan diuji serta memperingatkan kalau Korea Utara di waktu dulu belum juga lakukan peluncuran walau ada indikasi kalau hal itu juga akan terjadi.
Seseorang analis senior CIA, yang bicara dalam satu konferensi di Washington minggu lalu, menyebutkan kalau pemerintah Korea Utara peluang juga akan lakukan seperti provokasi tanggal 10 Oktober tetapi tidak menerangkan bentuk provokasi apa yang mungkin saja juga akan berlangsung.
” Ada kejelasan maksud dalam apa yang Kim Jong Un kerjakan. Saya tidak berfikir dia telah usai, ” tegas Yong Suk Lee, wakil asisten direktur Pusat Misi Korea CIA, yang dibangun tahun ini.
” Sesungguhnya, saya menyebutkan pada staf saya sendiri kalau tanggal 10 Oktober yaitu hari pendirian Korean Workers Party. pada hari Selasa di Korea Utara, namun Senin waktu berlibur Hari Columbus di Amerika Serikat. Jadi senantiasa nyalakan ponselmu, ” tutur Lee pada beberapa awak media.






