Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Ketertarikan Resiko Pasar Naik Kembali, Dollar Semakin Stres

Ketertarikan Resiko Pasar Naik Kembali, Dollar Semakin Stres

488
0

Index dollar AS menurun 0.4 % kembali ke range paling rendah 92.12 dalam perdagangan ini hari 25/11, bersamaan dengan melambungnya kepercayaan diri berkaitan vaksin virus Corona COVID-19.

Sentimen pasar keuangan global ikut bergerak mengikuti pembaruan kondisi politik Amerika Serikat, hingga beberapa aset safe haven seperti Greenback condong dilepaskan investor.

Dollar Semakin Stres

Dollar Australia dan Dollar New Zealand sempat kuat lebih dari 1 % dalam awal perdagangan minggu ini, bersama-sama dengan naiknya index saham dunia dan beberapa aset high risk lain seperti Bitcoin.

Reli Aussie dan Kiwi sedikit ketahan dalam perdagangan ini hari, tapi kepercayaan diri pasar masih tinggi.

Keadaan ini terkait dengan perubahan cepat dalam riste vaksin COVID-19, dan tersingkapnya nominasi kabinet Presiden dipilih AS Joe Biden.

Di awal minggu, perusahaan farmasi AstraZeneca umumkan jika vaksin COVID-19 besutannya bersama Kampus Oxford memperlihatkan efektifitas rerata 70%.

Posisi efektifitas ini lebih rendah dibandingkan vaksin Pfizer atau Moderna, tapi vaksin AstraZeneca dibandrol harga tambah murah dan diprediksikan semakin lebih gampang diteruskan ke bermacam daerah.

Saat itu, Presiden AS Donald Trump pada akhirnya memberi lampu hijau untuk beberapa staff pemerintahannya untuk menampung team peralihan Joe Biden.

Trump masih memperjelas jika dia tetap akan memperkasuskan hasil pemilu di pengadilan, tapi sikapnya nampak lebih lunak.

Dari tim Joe Biden, beberapa nama beberapa calon menteri semakin ramai dibicarakan. Biden diberitakan akan menunjuk bekas Ketua Federasi Reserve, Janet Yellen, untuk gantikan Steven Mnuchin selaku Menteri Keuangan AS.

Harapan verifikasi Yellen terhitung salah satunya berita yang menyenangkan pasar, ingat dia populer selaku figure yang konstan dan bisa diinginkan untuk berperan positif dalam perbaikan perekonomian AS.

Sama harapan pasar awalnya, nilai ganti dollar AS condong menurun dari sejak tersebarnya perkiraan kemenangan Biden dalam kontestasi presidensial.

Memudarnya kecemasan pada COVID-19 lemahkan dollar, sebab mata uang ini sudah bertindak selaku safe haven dari sejak awalnya wabah.

Kenaikan yield bisa saja memberi beberapa suport untuk dollar, tapi arah kesemuaannya ialah akan ke arah bawah, kata Junichi Ishikawa dari IG Securities Tokyo, Trendingnya sudah berubah untuk memberikan keuntungan beberapa aset beresiko.

Yellen akan bekerja bersama dengan the Fed dan memberikan dukungan ekonomi. Suku bunga AS tetap rendah untuk periode waktu yang lama.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses