Kemarin pagi ekonom Natixis, Joseph LaVorgna menyebutkan kalau the Fed mesti menambah suku bunganya sampai 2% serta kemudian mempertahankannya sampai laporan keuangan bank sentral AS tampak kuat kembali.
Basic pernyataan LaVorgna ini sesudah laporan keuangan bank sentral di tahun yang kemarin tengah diperbaiki oleh Janet Yellen saat itu yang resah dengan defisit laporan sampai $4, 5 trilyun.
Tetapi akhir minggu yang kemarin, Departemen Tenaga Kerja AS menyebutkan kalau gaji tahunan AS sudah tumbuh menjangkau 2, 9%, serta petinggi the Fed, John Williams menyebutkan kalau perkembangan gaji dengan tingkat pengangguran saat ini harusnya menjangkau diatas 3%.
Hal itu adalah berita baik untuk pekerja di AS sesudah demikian lama alami perkembangan gaji yang stagnan dimana nyaris 1 dekade hal itu berlangsung.
Tetapi apa yang berlangsung, investor mendengar perkembangan gaji yang bertambah di AS disikapi dengan ketakutan juga akan berlangsung penambahan inflasi karena kemampuan ekonomi AS juga akan bertambah.
Penerapannya yaitu Federal Reserve mesti menambah suku bunganya lebih cepat dari perkiraan pasar. Mengingat kalau kenaikan saham sepanjang nyaris 9 tahun paling akhir sudah di beri keadaan dengan suku bunga rendah, jadi tanda itu merasa jadi tanda atau firasat yang jelek, lalu pasar keuangan mulai bekerja.
Kondisi pasar saham global mulai sejak waktu itu sudah alami penurunan, sampai siang hari ini, serta pasar obligasi sudah mulai lebih baik kembali mulai sejak waktu itu. Walau imbal hasil obligasi dari pemerintah terutama Treasury AS cukup besar, terdapat juga pasar sahamnya berlangsung rusaknya yang cukup besar.
Ini adalah tandanya kalau berita baik di bidang upah tenaga kerja menyebabkan berita jelek yang ada pasar saham dunia.
Beberapa ekonom merenungkan akibat periode panjangnya. Bersama dengan Eric Winograd ekonom oleh Alliance Bernstein menyebutkan kalau gaji naik tambah lebih tajam dari pada antisipasi yang sebelumnya, apabila dipadukan dengan laporan bidang korporasi, bukti itu cukup terang tunjukkan kalau kenaikan gaji juga akan berkepanjangan serta relatif bertambah untuk periode menengah.
Winograd memberikan kalau gerakan gaji di Januari mungkin saja dibesar-besarkan, tetapi trennya relatif bertahan serta buat kenaikan suku bunga the Fed menurut dia dapat hingga 4 kali di tahun ini. Menurut dia juga kalau titik suku bunga rendah the Fed akan tidak sekali lagi memberi support ke pasar ekuitas.






