Beranda Analisa Forex Analisa Teknikal USDCAD 09 Februari 2018

Analisa Teknikal USDCAD 09 Februari 2018

562
0

USDCAD D1 090218 Analisa Teknikal USDCAD 09 Februari 2018

USD/CAD pada sesi perdagangan kemarin (08/02) kembali mengalami kenaikan yang cukup besar, dan sekaligus breakout level resistance sebelumnya seperti yang telah kita proyeksikan kemarin. Candle bull terakhir dibuka pada level 1.2564 dan ditutup pada level 1.2602.

Kemudian, pada sesi pedagangan Asia Pasifik pagi ini, USD/CAD sudah mulai menunjukkan kenaikan lagi dengan adanya pemantulan dari level retracement yang menghasilkan shadow low saat ini. Jadi entri breakout dapat kita lakukan jika High candle kemarin dapat dibreakout oleh harga.

Untuk target profit masih lumayna besar mengingat harga saat ini sudah breakout level resistance yang terlihat. Profit dapat kita set pada level supply 1.2831 s/d 1.2917, atau separuh jarak dari harga sekarang dengan area suppl y tersebut.

Dari grafik diatas, kita juga dapat mengetahui bahwa breakout yang terjadi saat ini merupakan Real Breakout, sehingga kemungkinan harga untuk naik lebih jauh lagi menjadi lebih besar. Kalaupun muncul skenario fakeout, tentu saja harga harus membuat bearish candle yang menunjukkan penolakan dari level ditas resistance tersebut.

Jadi, entri yang akan kita cari hari ini adalah entri buy dengan memanfaatkan retracement yang terjadi hari ini. Mari kita lihat Chart H1 untuk mencari kesempatan entri tersebut.

USDCAD D1 090218 Analisa Teknikal USDCAD 09 Februari 2018

Dari gambar diatas, kita dapat melihat bahwa retracement yang dilakukan harga saat ini sudah sampai pada level 38.2 namun langsung di balikkan oleh harga. Tentu saja jika candle bull terakhir tersebut membuat pola bullish engulfing, kita dapat melakukan entri buy dari level tersebut, dengan stop loss dilevel Fibo 50.0. Sedangkan untuk take profit bisa kita maksimalkan, atau hanya kita ambil RRR 1:2 sebagai minimum profitnya.

Namun, yang perlu diperhatikan hari ini adalah adanya sentimen buruk dari sisi USD. Dimana USD sedang memiliki sentimen buruk, yaitu angka pengangguran semakin tinggi hingga mencapai level tertinggi sejak 45 tahun lalu. Tentu saja jika pasar menanggapinya dengan bearish, tentu USD akan bearish terhadap sekeranjang rival utamanya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses