Pergerakan mata uang Euro terhambat akibat prediksi interfensi dari pihak ECB, Melihat data sebelumnya Euro bergerak naik selama 2 hari terakhir.
Euro sekarang menurun namun masih pada posisi reli di angka 1.1840-an. Memasuki sesi perdagangan New York hari ini 11/9 pasangan EUR/USD masih belum menunjukkan tanda bergerak naik.
Kebijakan ECB Terhadap Euro
Selesai rapat kebijaksanaan pada hari kemarin, Christine Lagarde Presiden ECB mengutarakan jika bank sentral memang sangat membutuhkan pengawasan terhadap resiko kurs terhadap inflasi.
Lagarde mengatakan apabila interferensi mata uang untuk sekarang ini belum dibutuhkan.
Pengakuan Lagarde itu digagalkan Kepala Ekonom ECB Philip Lane. Lane juga menjelaskan dengan cara eksplisit jika dia dengan beberapa rekannya tetap akan mengawasi berbagai info berkaitan perekonomian termasuk juga perubahan kurs.
Dia beralasan animo kurs Euro akhir-akhir ini menunda outlook inflasi, hingga rasio koreksi naik dalam inflasi pokok sudah teredam dengan lebih relevan.
Menurut Lane hal ini sangat penting buat ECB, sebab Lagarde tidak mempunyai background karier untuk bidang ekonomi. Namun pengalamannya menadi ketua IMF dan selaku pengacara yang sangat erat dengan hokum.
Bank Central saat ini diharapkan bias menahan animo EURO tegas Philip Lane. Masalah yang berawal dari kebijakan moderat setelah Lagarde mengungkapkan semua reaksi yang berlebihan terhadap Euro.
Kebijakan terbaru terkait mata uang memberikan tekanan terhadap Bank Central yang terlihat tidak memperdulikan kepentingan intern.
Kekhawatiran Lane terhadap EUR pada outlook inflasi zone Euro. Tapi efek kekhawatirannya pada pasar sudah teredam oleh pemahaman jika kegelisahannya berkaitan kurs mata uang tidak sejalan dengan beberapa keinginan anggota lain khususnya Dewan Gubernur ECB, tegas Jane Foley dari Rabobank.
Tanpa penyebab bearish, EUR/USD peluang tetap akan mendapatkan dukungan di bawah 1.18 dalam periode waktu benar-benar dekat, tapi kami terus memprediksi ada posisi untuk revisi turun EUR/USD 1.16 dalam 3 bulan.






