Beranda Analisa Forex Kebijakan ECB Bisa Jatuhkan Euro

Kebijakan ECB Bisa Jatuhkan Euro

605
0

Euro flat dengen kesamaan melandai, pada sesi perdagangan Kamis 20/Juli/2017 siang hari ini, mendekati kebijakan moneter Bank Sentral Eropa ECB petang kelak. EUR/USD diperjualbelikan di angka 1.1497, bergerak turun dari level 1.510 di session sebelumnya. Walau sedikit cenderung ke bawah, EUR/USD belum juga sangat jauh dari level tinggi 14 bulan di angka 1.1582 yang terwujud pada hari Rabu kemarin.

 
ECB diekspektasikan juga akan memberi keterangan berkaitan pernyataan dari presiden bank sentral, Mario Draghi, di Sintra, Portugal akhir Juni kemarin. Saat itu, Draghi mengungkapkan pernyataan bersentimen hawkish yang buka interpretasi pasar kalau pihaknya siap untuk selekasnya menginformasikan pemangkasan progarm pembelian aset.

 
Diluar itu, Draghi juga telah menyinggung masalah outlook ekonomi Eropa yang dinilainya masih solid dalam sekian waktu terakhir. Faktor-faktor penghalang inflasi pun saat ini hanya bersifat sesaat.

 
Meskipun mengutamakan kalau perubahan pada program stimulus ECB juga akan dikerjakan dengan bertahap serta hati-hati, pernyataan itu tetaplah saja menyebabkan mini-tantrum (pergolakan kecil) dalam pasar finansial. Meski beberapa besar aktor pasar memprediksi tapering ECB juga akan diumumkan pada rapat di bulan September yang akan datang, beberapa petinggi ECB terkecuali Draghi mengatakan kalau kebijakan ini belum juga seutuhnya digodok.

 
Euro Bisa Mundur Jika Kebijakan ECB Tidak Sama sesuai Harapan
Walau sekian, beberapa aktor pasar tetaplah mesti siaga juga akan potensi kemunduran Euro dengan penting jika hasil rapat ECB kelak tidak cocok dengan harapan. Pasalnya tempat yang dibuat oleh beberapa investor pada mata uang Euro telah sangat besar.

 
“Ada kesempatan untuk tempat Euro sekarang ini akan terpukul mundur sesudah pengumuman kebijakan ECB, terlebih bila pasar pada akhirnya menilai kalau ECB tidak se-hawkish keinginan mereka, ” papar Makoto Noji, Paka SMBC Nikko Securities, yang diambil oleh Reuters.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses