Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Joe Biden Menang, Dolar Roboh

Joe Biden Menang, Dolar Roboh

472
0

DXY meneruskan penurunan ke posisi 92.20-an, keposisi paling rendah dalam sepuluh minggu paling akhir.

Beberapa aset beresiko semakin tinggi seperti saham serta mata uang negara bertmabh alami reli cepat, sedangkan beberapa aset safe haven ditinggal oleh aktor pasar yang sedang larut dalam euforia keunggulan Joe Biden dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.

Hasil penghitungan awalnya oleh media di hari Sabtu lalu memperlihatkan calon presiden Joe Biden sukses raih lebih dari 270 suara electoral college yang diperlukan untuk memenangi kontestasi presidensial AS.

Dia berhasil menaklukkan petahana presiden AS pada beberapa negara sisi kunci seperti Pennsylvania serta Georgia.

Sejumlah mata uang pesaing Greenback menyambut baik kemenangan Biden, sebab dia diprediksi akan ambil pendekatan jalinan luar negeri yang tidak seagresif Donald Trump.

Yuan China meraih rekor paling tinggi 28 bulan, sesaat dolar New Zealand serta dolar Australia semasing menginjak rekor paling tinggi 19 bulan serta 7 minggu.

Sterling serta Euro hari ini semakin lebih baik. Pasangan GBP/USD menempati rekor paling tinggi dalam dua bulan pada range 1.3200-an, Sedangkan EUR/USD meneruskan reli ke paling tinggi dua bulan pada posisi 1.1900-an.

Namun dari hasil pemilu parlemen malah terpecah. Konferensi AS meneruskan pembagian kekuasaan yang sudah berjalan dari sejak sekian tahun lalu, yaitu House of Representatives terkuasai oleh partai Demokrat serta Senat terkuasai oleh partai Republik.

Ini akan menyulitkan salah satunya tim untuk menggolkan tindakan peraturan yang begitu agresif.

Hasil ini bagus dari pemikiran pasar, tegas Michael McCarth. Seperti dikutip oleh Reuters, Tidak ada partai yang mengatur Konferensi secara multak, hingga baik perang dagang atau peningkatan pajak hampir keluar dari jadwal peraturan pemerintahan AS kedepan.

Meskipun begitu, masih ada beberapa resiko yang mempunyai potensi mengangkat keinginan pada dolar kembali salah satunya asset safe haven. Terpecahnya Konferensi akan menghalangi usaha Biden untuk mewujudkan beberapa janji-janjinya.

Salah satunya yang jadi perhatian saat ini ialah mengenai proposal stimulus pajak tambahan. Senat yang terkuasai Republikan diprediksi malas menandatangani proposal stimulus bertaraf besar yang diharapkan oleh Demokrat.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses