Beranda Analisa Forex Jelang Laporan FOMC Dolar AS Naik

Jelang Laporan FOMC Dolar AS Naik

456
0

Pembicaraan tentang suku bunga Federal Reserve menguasai pasar keuangan global 18/9. Mendekati pengumuman suku bunga Fed saat rapat FOMC esok pagi, beberapa analis cemas kalau-kalau Fed mengemukakan ketetapan yang lebih hawkish dibanding harapan pasar.

Tempat Indeks Dolar AS DXY mengekspresikan kecemasan ini, dengan keadaan kuat lebih dair 0.1 % di posisi 98.33 pada awal session New York.

Konsensus ekonom memprediksi Federal Reserve akan memotong suku bunga dari 2.25 % jadi 2 % esok pagi, dan memberi tanda-tanda untuk lakukan pemotongan penambahan dalam beberapa waktu ke depan.

Prediksi ini sudah diakui seutuhnya oleh beberapa spekulan, hingga banyak faksi cemas pada reaksi jelek yang akan ada jika Fed cuma mewujudkan ala kadarnya saja.

Dengan teoritis, kurs mata uang melemah sesudah bank sentra memotong suku bunga. Namun, jika pemotongan suku bunga sudah diakui semenjak jauh awalnya, karena itu kurs malah punya potensi melompat selekasnya sesudah pemotongan dipublikasikan.

Kekuatan Dolar AS peluang akan bertahan, terkecuali bila Fed memotong suku bunga lebih agresif, atau Presiden Trump menggantikan kondisi untuk lemahkan Dolar AS lewat interferensi.

Walau sebenarnya kami tidak memprediksi Fed akan berubah ke tempat pelonggaran moneter yang lebih agresif dalam rapat FOMC malam hari ini, papar Lee Hardman, analis mata uang dari MUFG.

Opini sama dipaparkan oleh beberapa analis pasar lain. Sebab pasar telanjur mempertimbangkan pemotongan suku bunga Fed dalam jumlahnya begitu besar, karena itu reaksi pada pengumuman saat FOMC jadi susah ditebak.

Fed seharusnya memotong bunga 25 basis point serta memberi agunan akan mengerjakannya.

Dot plot peluang mengutarakan beberapa anggota FOMC memproyeksikan pemotongan suku bunga 75 basis point dalam tahun ini, tapi tawarkan lebih dikit kepastian tentang pergantian kebijaksanaan hari esok.

Kami memprediksi dua anggota melawannya. Itulan ketentuan main untuk rapat ini hari, yang seharusnya menguatkan USD pada sejumlah besar mata uang berbunga rendah.

Itu satu pemotongan suku bunga yang berbentuk hawkish, hingga tempat serta harapan pasar akan memastikan reaksi spontan, papar Mark McCormick.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses