Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik sampai mendekati siang di Rabu ini, pada umumnya dolar AS masih tetap memberi tekanannya pada mata uang utama Asia Pasifik, terutama yen serta dolar Australia di mana kondisi geopolitik Korea kelihatannya telah mereda serta gagasan reformasi pajak yang mendekati ketok palu.
USDJPY untuk sementara ada di 112,37 di mana pada penutupan perdagangan sebelumnya ada di 112,20. Untuk mata uang Australia, AUDUSD untuk sesaat ada di level 0, 7862 di banding dalam sesi penutupan perdagangan sebelumnya ada di level 0,7884. Untuk mata uang China, yuan, sdangkan USDCNY untuk sementara bergerak di 6,6272 sesudah barusan pagi ditutup di 6,6260.
Awal minggu ini Korea Utara pernah memberikan surprise untuk mengumbar tindakan safe haven yen dan buat Shinzo Abe juga akan membubarkan Majelis Rendah Jepang pada Kamis kelak serta dimajukannya pemilu Jepang satu tahun lebih awal, di mana PM Shinzo Abe mesti menyiapkan pemerintahannya dan ekonominya yang lebih kuat dalam hadapi ancaman perang AS dengan Korea itu.
Melemahnya yen sendiri dikarenakan juga dari pernyataan ketua pihak The Fed Janet Yellen pada selasa malam yang menyarankan kenaikan untuk suku bunga AS ini mesti tetap terjadwal serta tidak bisa terlambat. Yellen sendiri menyatakan kalau suku bunga the Fed tetaplah dapat naik walau inflasi ASmasih jauh dari sasaran the Fed 2%.
Yellen sendiri menyebutkan kalau benar-benar tidak bijaksana menahan situasi suku bunga rendah saat inflasi rendah tetapi perkembangan yang tinggi. Inflasi AS sekarang ini ada di 1,4%, sedang perkembangan ekonomi di kisaran 2,6%, sedang suku bunga the Fed di antara 1% sampai 1,25%, hingga ini dapat menyebabkan gejolak pemanasan ekonomi bila suku bunga masih di bawah laju inflasi, sekian ungkap Yellen.
Sedankan pelemahan yen itu sendiri masih tetap digolongkan dalam kondisi yang normal saja dengan terus bertahan diatas level ¥109 serta di bawah level ¥113. Hal-hal lain yang buat semuanya mata uang paling utama Asia Pasifik sekarang ini tergerus penguatannya dari greenback dikarenakan oleh menunggunya pasar pada reformasi pajak AS yang kelak malam juga akan dibicarakan dari parlemen AS.






