Urutan Pound kuat di atas tingkat 1.3000 pada Dolar AS sepanjang beberapa session paling akhir. Launching data inflasi Inggris yang menyedihkan di hari Rabu juga tidak berhasil menumbangkannya.
Tetapi, perdagangan Pound sekarang condong lamban sebab dibayang-bayangi oleh pertaruhan sekitar potensial pemotongan suku bunga oleh bank sentra Inggris Bank of England/BoE.
Waktu berita dicatat 16/1, GBP/USD condong sideways dalam rata-rata sempit seputar 1.3046, sesaat EUR/GBP konstan seputar posisi 0.8544.
Tempo hari, UK Office for National Statistics ONS menginformasikan jika perkembangan indeks harga customer tahunan Inggris melemah dari 1.5 % jadi 1.3 % dalam laporan inflasi bulan Desember 2019.
Data inflasi pokok terkoreksi cukup dalam dari 1.7 % jadi 1.4 % dalam basis tahunan. Dalam kata lain, ke-2 referensi data inflasi solid menjauh dari sasaran inflasi BoE yang ada pada 2 %.
Sesudah data itu dikeluarkan, salah satunya petinggi bank sentra, Michael Saunders, mengemukakan pengakuan bersuara dovish.
Tuturnya, Kemungkinan wajar untuk jalankan urutan kebijaksanaan moneter longgar serta memotong suku bunga lebih jauh, untuk kurangi efek ketidakberhasilan sampai sasaran inflasi 2 % dengan berkepanjangan.
Pengakuan Saunders sesuai dengan usahanya mempromokan pemotongan suku bunga yang telah dikerjakan semenjak beberapa waktu kemarin.
Dalam voting kebijaksanaan BoE paling akhir, Saunders serta partnernya, Jonathan Haskell, sudah memberi suara untuk pemotongan suku bunga.
Sayangnya, waktu itu dia kalah suara 2 banding 7. Tetapi, sekarang beberapa petinggi BoE lain mengutarakan pandangan seirama.
Gertjan Vlieghe serta Silvana Tenreyro telah mengekspresikan persiapan untuk memotong suku bunga, jika data ekonomi Inggris sesudah pemilu terus melambat.
Gubernur BoE, Mark Carney, menjelaskan jika faksinya siap melakukan tindakan cepat untuk memberi respon perlambatan ekonomi Inggris.
Oleh karenanya, aktor pasar tingkatkan harapan pemotongan suku bunga BoE untuk rapat kebijaksanaan yang akan diselenggarakan tanggal 30 Januari akan datang.
Inflasi Inggris yang lambat, menguatkan pandangan kami jika BoE akan memotong suku bunga sebesar 25 basis point ke 0.5 % pada 30 Januari.
GBP/USD peluang akan terdepresiasi ke Moving Average 200-Day pada 1.2691, kata Elias Haddad, seorang ahli taktik di CBA.
Tidak semua analis setuju dengan opini Haddad. Samuel Tombs dari Pantheon Macroeconomics menjelaskan, Kami terus memprediksi MPC BoE untuk tidak mengubah kebijaksanaan tahun ini.






