Awal perdagangan session New York hari Jumat 22/3, pasangan mata uang USD/CAD bertahan pada angka paling tinggi 10 hari seputar posisi 1.3408.
Launching data inflasi serta penjualan ritel Kanada condong tidak berhasil memuaskan harapan pasar, hingga Loonie kesusahan menantang animo Greenback. Ditambah lagi, fluktuasi harga minyak pun tidak memberi suport berarti buat Dolar Kanada.
Tubuh Statistik Kanada memberikan laporan jika Consumer Price Index CPI alami kenaikan 0.7 % Month-over-Month dalam bulan Februari 2019; mengungguli perkiraan 0.6 % ataupun capaian bulan Januari yang cuma 0.1 %. Dalam basis tahunan, CPI sukses bertambah dari 1.4 % jadi 1.5 % Year-on-Year.
Angka itu melebihi harapan awal yang dibanderol pada 1.4 %, tapi adalah ke-2 kalinya data CPI Kanada terekam dibawah tujuan inflasi tahunan 2 % yang sudah dipastikan oleh Bank of Canada BoC.
Selain itu, data penjualan ritel justru alami penurunan sebesar 0.3 % Month-over-Month dalam bulan Januari 2019, walau sebenarnya diekspektasikan naik 0.4 %. Data penjualan ritel bulan Desember pun direvisi turun jadi -0.3 %, karena lesunya penjualan kendaraan bermotor.
Keseluruhannya, serangkaian data makro asal Kanada ini tampilkan profile keadaan ekonomi yang pertumbuhannya tersendat-sendat. Selain itu, harga minyak mentah yang disebut komoditi export penting Kanada, pun terkoreksi dari posisi tertingginya tahun ini.
Harga minyak mentah type West Texas Intermediate WTI jatuh hampir 2 % dalam perdagangan ini hari ke angka USD58.50 per barel, sesudah sudah sempat meraih posisi USD60.00 per barel di hari Kamis.
Tidak ada berita besar yang berefek berarti ini hari berkaitan komoditas minyak, hingga pelemahan diduga adalah dampak teknikal sebab terdapatnya rintangan dari beberapa pemain besar yang menahan harga naik sampai melebihi batas psikologis spesifik.
Fluktuasi harga minyak mentah serta ketidakpastian ekonomi yang ada dalam negeri sudah mengakibatkan bank sentra Kanada Bank of Canada/BoC untuk menggagalkan gagasan kenaikan suku bunga tahun ini.
Hal tersebut jadi salah satunya sorotan investor serta trader, di samping pun skandal politik yang sekarang tengah membelit PM Kanada, Justin Trudeau. Keseluruhannya, analis masih tetap mengekspektasikan pasangan USD/CAD untuk selalu naik, sekurang-kurangnya sampai angka 1.3450.






