Untuk hari Rabu sore hari ini, Kantor Statistik Inggris memberikan laporan kalau inflasi customer bulan Maret menurun ke paling rendah dalam satu tahun. Laju inflasi produsen bahkan juga mencatat angka minus, hingga kurs Pounds anjlok pada Dolar AS bersamaan dengan uang yang lain.
Inflasi Inggris Kurang Probabilitas Rate Hike
Posisi GBP/USD ada perdagangan intraday terdaftar menurun 0. 78% ke 1. 4176, bahkan hanya dengan waktu yang sangat singkat sesudah data inflasi dipublikasikan dari Kantor Statistik Inggris. Walau sebenarnya, Pounds pernah naik 0. 12% pada Dolar AS pada session Asia tadi pagi.
Pada umumnya, data inflasi Inggris bulan Maret sangat tidak sesuai harapan, hingga menyulitkan tercapainya harapan kenaikan suku bunga kurun waktu dekat. Inflasi customer cuma naik 2. 5% (Year-on-Year), jauh dibawah laju 2. 7% yang diekspektasikan pasar Data sebelumnya.
Dalam basis bulanan, inflasi customer cuma naik 0. 1% ; lebih rendah dari harapan 0. 3% ataupun perolehan bulan Februari pada 0. 4%. Bahkan juga, PPI Input mencatat -0. 1%, walau awalannya diestimasikan juga akan naik 0. 1%.
Zone Euro Lebih Baik
Pounds tidak cuma menurun pada Dolar AS. Pasangan mata uang EUR/GBP melesat 0. 68% ke 0. 8716 waktu berita ditulis. Walau sebenarnya, data inflasi Zone Euro dilaporkan meleset tidak tebal.
Inflasi Zone Euro bulan Maret cuma tumbuh 1. 3% YoY, meskipun diestimasikan juga akan tetaplah pada 1. 4%, sama juga dengan periode Data sebelumnya.
Tetapi, jebloknya laporan inflasi Inggris yang relatif lebih kronis di banding Zone Euro, karena tidak cuma memberikan indikasi kemunduran ekonomi, tetapi juga mengikis peluang Bank of England/BoE menambah suku bunga kurun waktu dekat.






