Beranda Analisa Forex Harga Minyak Masuk Zona Merah

Harga Minyak Masuk Zona Merah

581
0

Harga minyak dunia jatuh pada Senin 20/4, dengan kontrak berjangka minyak mentah WTI sampai level paling rendah semenjak 1999.

Harga minyak turun tertekan kecemasan jika penyimpanan minyak mentah Amerika Serikat AS akan selekasnya penuh, sesaat perusahaan minyak siap-siap memberikan laporan penghasilan kuartalan terjelek semenjak kritis keuangan.

Sesaat harga minyak WTI untuk kontrak pengiriman bulan Mei 2020 turun US$ 4, 79, atau 26, 2% ke level paling rendah semenjak Maret 1999 sebesar US$ 13, 48.

Reuters memberikan laporan, volume minyak yang disimpan di penyimpanan AS, khususnya di titik pengiriman Cushing untuk kontrak West Texas Intermediate WTI A.S.

Di Oklahoma, bertambah sebab kilang lancarkan kembali lagi kesibukan dalam hadapi keinginan yang lemah.

Sebab produksi terus relatif tanpa ada luka, penyimpanan terisi dari waktu ke waktu. Dunia makin berkurang memakai minyak serta produsen saat ini merasai bagaimana ini mengartikan harga, kata kepala pasar minyak Rystad, Bjornar Tonhaugen.

Minyak dalam penyimpanan tanker terapung diprediksikan sampai 160 juta barel. Sentimen bearish diperkokoh oleh prediksi mengonsumsi minyak yang di turunkan oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak OPEC serta Tubuh Energi Internasional IEA.

Industri minyak sudah kurangi produksi secara cepat untuk menyeimbangi pengurangan 30% keinginan bahan bakar di penjuru dunia. Pemangkasan produksi dari OPEC serta sekutu-sekutu termasuk juga Rusia akan berlaku mulai Mei 2020.

Group OPEC + sudah setuju untuk kurangi output sebesar 9, 7 juta barel /hari.

Petinggi di Arab Saudi sudah memprediksi pengurangan suplai global dari produsen minyak bisa sampai hampir 20 juta barel /hari, tapi itu termasuk juga pemangkasan suka-rela dari beberapa negara seperti Amerika Serikat serta Kanada.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses