Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Harga Minyak Anjlok Dikarenakan Penawaran Overhang

Harga Minyak Anjlok Dikarenakan Penawaran Overhang

745
0

Harga minyak selalu meluncur pada hari Jumat, menaikkan penurunan tajam dari awal minggu ini dikarenakan bukti menguat kalau overhang supply bahan bakar selalu berlanjut walau ada usaha berkepanjangan yang di pimpin oleh OPEC untuk mengencangkan pasar dari menahan produksi.

 

Kontrak berjangka minyak mentah Brent diperjual-belikan pada $ 47,67 per barel pukul 0039 GMT, turun 19 sen atau 0,4 %, dari penutupan paling akhir mereka. Itu meletakkan Brent 12 % dibawah tingkat pembukaan pada 25 Mei, saat satu kebijakan yang di pimpin oleh OPEC untuk kurangi produksi minyak diperluas sampai meliputi kuartal pertama 2018.

 

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) (CLc1) AS ada di $ 45,44 per barel, turun 20 sen atau 0,44 %, dari penutupan terlebih dulu. Mereka turun lebih dari 11 % dari 25 Mei.

 

“ (Dengan amat sedikit) katalis bullish di sekitaran sekarang ini, jalur resistance kurang tetaplah lebih rendah, ” kata bank ANZ.

 

Pedagang menyampaikan, kemerosotan harga adalah hasil dari keunggulan supply yang selalu berlanjut walau ada janji yang di pimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk kurangi produksi nyaris 1,8 juta barel /hari (bpd) hingga kuartal pertama 2018.

 

Di Amerika Serikat, data Administrasi Info Daya resmi (EIA) tunjukkan surprise membangun stock minyak mentah komersil jadi 513,2 juta barel minggu ini.

 

Persediaan yang membengkak beberapa dikarenakan oleh kenaikan produksi minyak AS yang tidak henti-hentinya, yang bertambah sebesar 10 % mulai sejak pertengahan 2016 hingga lebih dari 9,3 juta barel /hari serta diprediksikan oleh AMDAL meraih rekor 10 juta bpd tahun depan, yang akan menantang keluaran dari Atas eksportir Arab Saudi.

 

Namun pasar ditempat lain juga keunggulan supply, dengan bukti yang nampak bahwa beberapa pedagang memasukkan minyak mentah berlebihan kedalam penyimpanan terapung, satu tanda kunci untuk satu kekenyangan.

 

Kurva harga forward Brent saat ini tunjukkan bentuk conterton yang pasti, dimana harga untuk bln. Januari tahun depan yaitu $ 1,5 per barel diatas harga pengiriman selekasnya, hingga untungkan untuk memasukkan minyak mentah kedalam kapal tanker serta menanti penjualan setelah itu.

 

Data pengiriman di Thomson Reuters Eikon tunjukkan paling tidak 25 supertanker sekarang ini duduk di Selat Malaka serta Selat Singapura, memegang bahan bakar yang tidak terjual.

 

Itu cuma sedikit kurang dari pertama Mei serta jumlah yang sama dari bulan April, memberikan indikasi kalau bahkan juga di Asia dengan perkembangan keinginan yang kuat, beberapa pedagang berjuang untuk bersihkan persediaan yang membengkak.

 

Serta semakin banyak produksi akan tiba. Lapangan minyak Sharara seluas 270. 000 bpd Libya sudah di buka kembali sesudah satu demonstrasi pekerja serta mesti kembali pada produksi normal dalam tiga hari, National Oil Corporation menyampaikan dalam satu pernyataan pada hari Jumat.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses