Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Hanya Tinggal 70 Point Rupiah Jatuh

Hanya Tinggal 70 Point Rupiah Jatuh

840
0

Dalam perdagangan hari ini kurs Rupiah akan semakin lemah terhadap mata uang Dolar AS. Sesuia dengan keterangan JISDOR yang sudah menghadirkan angka Rp19, 930 untk hari Kamis ini. Walau sebenarnya dalam perdagangan kemarin,  berhasil bergerak naik dengan cukup kuat hingga mencapai ke angka Rp13,888. Selain itu kurs untuk pasangan USD/IDR di Bloomberg yang sudah memperlihatkan untuk nilai tukar Rupiah diangka 13, 910 per dolar AS.

 

Menambah Beban Hutang Negara

 

Memangbukan hal yang mudah untuk bisa mengadapi dengan tenang ketika memasuki kondisi yang seperti ini. Beberapa aktor pasar mencemaskan perkiraan S&P yang sempat mengatakan kalau Rupiah akan terus menurun sampai Rp15, 000. Dalam peragangan bulan kemarin, instansi rating Standar and Poor’s yang sudah menyebutkan kalau pelemahan untuk kurs Rupiah ke Rp15, 000 per dolar AS yang harus mendapatkan perhatian lebih.

 

Menghadapi kondisi yang seperti ini, depresiasi Rupiah terhadap kurs Dolar AS sudahdipastikan akan merubah kepercayaan sejumah investor.

 

jika kondisi ini terus berlanjut efeknya akan mebuat semakin lemahnya Rupiah pada kurs Dolar AS yang akan semakin membengkaknya untuk beban pokok hutang serta beban dari bunga hutang valuta asing. Bahkan dari Pemerintah sendiri masih menghitung untuk efek dari pelemahan Rupiah hingga saat ini.

 

Meskipun kondisi yang semakin memburuk ini Kementerian Keuangan negara mengklaim untuk penghitungan dampak negatif dari pelemahan Rupiah terhadap hutang negara yang saat ini masih belum sepenuhnya dari semua laporan namun masih tahap awal proses.

 

Sesuai yang diambil dari Kontan, selaku Direktur H. Siahaan menyebutkan, untuk pembayaran hutang masih bisa diambilkan dari berbagai bagian  dari pertama sampai akhir tahun. Dengan kondisi itu akan lebih mudah untuk pemerintah menunggu perkembangan kurs rupiah untuk satu semester yang akan datang, meskipun dari pihak Kemkeu masih akan menghitung dengan lebih jeli agar bisa meminimalisir efek dari kurs bulan ini.

 

Selain itu, dari pihak Bank Indonesia menyebutkan sudah ikut campur dengan intervensi pasar untuk melindungi kestabilan nilai kurs Rupiah. Selama ini, pihak BI dengan aspek pelemah Rupiah yang datang dari eksternal.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses