Menurut Goldman Sachs kalau tahun ini adalah tahun yang baik untuk ekonomi global serta 2018 kelak, trend juga akan masih tetap berlanjut di mana kelanjutan perkembangan ekonomi semakin lebih lebih baik.
Misalnya adalah Jerman jadi negara dengan keadaan ekonomi terkuat di Eropa nyatanya laju perkembangan ekonominya dengan tidak terduga menanjak sebesar 0, 8% di kuartal ke-3 tahun ini. Sedang di Jepang sepanjang 7 kuartal bersama dengan ekonominya sudah berkembang. Serta AS sendiri di kuartal ke-3 tempo hari ekonominya sudah tumbuh 3%.
keterangan dari Charles Himmelberg, analisis dari GS, menyebutkan kalau 2017 jadi tahun pertama perluasan pertumbuhah ekonomi yang menanjak. Dianya mengharapkan juga di 2018 keadaan saat ini juga akan berlanjut.
Sedangkan dari Himmelberg dengan timnya memprediksi tahun depan kalau laju PDB AS dapat tumbuh 4% disebabkan sebagian argumen termasuk juga momentum perkembangan ekonomi yang kuat, mempermudah keadaan keuangan, kebijakan moneter global yang begitu akomodatif dengan memerhatikan baku histori ekonomi serta peluang stimulus fiskal AS berbentuk reformasi pajaknya.
Tetapi ada catatan sendiri dari Himmelberg kalau reformasi pajak AS juga adalah kemungkinan paling penting untuk kebijakan ekonomi global yang oleh investor juga akan jadi konsentrasi paling membahayakan untuk dunia investasi setelah itu.
Diluar itu menurut Himmelberg ada pula resiko ke-2 yang dihadapi investor dunia yakni kebijakan perdagangan AS. Keduanya memiliki hubungan yang erat untuk keberlangsungan tumbuhnya ekonomi dunia di masa yang akan datang.
Tidak hanya itu Goldman Sachs sendiri memprediksi kalau sekitaran 80% reformasi pajak AS juga akan dikerjakan pada awal 2018. Tetapi bila undang-undang perpajakan tidak berhasil untuk lulus, jadi ini juga akan jadi kegagalan kemampuan administratif yang ke-2 untuk Trumpm sebelumnya setelah tidak berhasil ganti ObamaCare.
Kelihatannya apabila ini tidak berhasil lagi, yang akan datang kemampuan administratif Trump peluang besar selalu hadapi kesusahan dari parlemennya serta ini adalah tandanya yang jelek untuk masa keberlangsungan kepemimpinan Trump sampai kurang dari 4 tahun ke depan.






