
Rebound pasangan USD/CAD ketahan di seputar posisi 1.2900 dalam perdagangan mendekati Natal kemarin.
Waktu informasi dicatat di tengah-tengah kurangnya likuiditas pasar hari ini 25/12, pergerakan Greenback masih terjebak pada range 1.2865.
Beberapa data ekonomi Kanada minggu ini nampaknya cukup sukses mengerem penguatan USD, dari sisi beberapa factor lain.
Laporan GDP Kanada di hari Rabu memperlihatkan perkembangan sebesar 0.4 % Month-over-Month di bulan Oktober.
Pergerakan perkembangan ini lebih rendah dibandingkan perkembangan 0.8 % di bulan September, tapi melampaui perkiraan sebelumnya yang dibanderol pada 0.3 %.
Perkembangan GDP Oktober sekalian mengidentifikasi pengembangan ekonomi sepanjang delapan bulan berturut-turut, menyeimbangi penurunan mencolok yang terdaftar untuk bulan Maret dan April.
Data izin pendirian bangunan Building Permits dari Kanada memperlihatkan perkembangan impresif setinggi 12.9 % Month-over-Month untuk masa November, menangkis perkiraan sebelumnya yang cuman 2.5 % sekalian membayar catatan merah -14.6 % di bulan Oktober.
Katalis dari perkembangan ini ialah kenaikan keinginan untuk bangunan multi-famili di Ontario dan British Columbia yang mengisyaratkan besarnya kekuatan pemulihan bidang property Kanada pasca-pandemi.
Laporan fundamental yang bekerjasama dengan tingginya sentimen risk-on pasar, mendesak USD/CAD masih pada waktu paling rendah dari sejak tahun 2018.
Sejumlah besar bursa dunia tutup hari ini dalam rencana perayaan Natal, tapi trend harga komoditas dan beberapa aset high-risk tetap bullish.
Keadaan ini memberikan keuntungan untuk Loonie yang berkorespondensi kuat pada harga komoditi export intinya, minyak mentah.
Lepas dari bermacam signal positif ini, trader dan investor perlu memperhatikan jika prediksi bank sentra Kanada BoC mengatakan ekonomi tetap dalam ranah kontraksi 5.7 % tahun ini.
Inflasi diprediksi akan ketahan pada range 0.6 %, jauh di bawah sasaran bank sentra yang sejumlah 2 %. BoC baru memprediksi performa ekonomi lebih berkilau di tahun 2021, dengan perkembangan GDP setinggi 4.2 % dan inflasi capai 1.0 %.
Dalam periode pendek, desas-desus berkaitan Amerika Serikat masih lebih berperanan selaku market-mover. Aktor pasar minggu kedepan peluang akan menyorot usaha legitimasi paket stimulan pajak Amerika Serikat.





