Beranda Analisa Forex GDP Bisa Membawa Dampak Kebijakan Petinggi RBA

GDP Bisa Membawa Dampak Kebijakan Petinggi RBA

527
0
BBH218 "twenty pounds" note "twenty pound" notes money sterling currency bundle stack

Pada pengumuman rapat kebijaksanaan bulan Desember 2019 Selasa tempo hari, Bank Sentra Australia Reserve Bank of Australia menjaga suku bunga referensi di level 0.75 %, rekor paling rendah dalam beberapa dekade paling akhir.

Pejabat RBA nampaknya masih menanti efek tiga pemotongan suku bunga awalnya pada pergerakan perekonomian Australia.

Walau demikian, potensial suku bunga RBA sebenarnya masih cenderung ke bawah mengingat perang dagang AS-China punya potensi terus bersambung sampai tahun 2020 akan datang.

Selain itu, pengakuan Gubernur Philip Lowe makin menegaskan pandangan pasar pada peluang pemotongan suku bunga kembali di waktu akan datang.

Dewan RBA siap melapangkan kebijaksanaan moneter selanjutnya bila dibutuhkan untuk memberi dukungan perkembangan ekonomi yang berkepanjangan.

Unsur global serta domestik yang tidak menentu, jadi fakta dewan mengekspektasikan suku bunga rendah dengan periode panjang akan diperlukan, kata Philp Lowe dalam pertemuan wartawan kebijaksanaan RBA.

Pengumuman suku bunga RBA tempo hari siang itu pas satu hari sebelum launching data GDP Australia kuartal III yang direncanakan dikeluarkan pada ini, Rabu 04/Desember.

Konsensus pasar tunjukkan jika perkembangan ekonomi Australia akan bertambah 0.5 % dalam basis kuartalan, tidak beralih dari perform kuartal II.

Selain itu, GDP Australia dengan tahunan diperkirakan meluncur sebesar 1.7 % pada kuartal ke-3 2019, bangun dari level paling rendah satu dekade yang terwujud pada launching awalnya.

Jika data GDP Australia ini hari dapat melebihi konsensus, karena itu ini bisa menjadi catatan tertentu buat pejabat RBA untuk kembali memperhitungkan potensial pergantian haluan dalam kebijaksanaan moneter.

Sayangnya, beberapa ekonom merasakan skeptis bila ekonomi Australia akan lebih baik dalam tempo dekat, mengingat pasar perumahan yang masih lemah karena membengkaknya utang rumah tangga serta perang dagang AS dengan China.

Perkembangan ekonomi tahunan mungkin akan berakselerasi, tetapi itu tetap kurang untuk hentikan tingkat pengangguran yang bergerak makin meninggi, kata kepala ekonomi ANZ, David Plank.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses