Untuk beberapa trader serta semua pelaku pasar yang mengikuti Brexi. Dalam kesepaatan ini informasi masuk sesi akhir mari kita bahas skenario dari Brexit: “The Final Battle ini”.
Brexit akan kembali trend bersamaan ramainya kekawatiran sesi ke-2 COVID-19 serta pertempuran CAPRES di AS. Brexit menjadi tema mencolok sekarang ini bersamaan dengan semakin dekatnya waktu pemilihan Presiden AS.
Kesempatan ini, menjadi pertarungan paling akhir apabila tidak ada persetujuan dalam beberapa minggu kedepan, Inggris memiliki standar untuk berdagang bersama UE dengan kriteria WTO yang akan berlangsung 1 Januari 2021.
Beberapa Resiko Besar Akan Terjadi
Investor perlu mengenali jika negosiasi saat ini ada di tahap akhir, dengan belum sepakatnya mengenai perikanan, lapangan bermain yang sama dengan kesepakatan persetujuan sesuai target.
Michel Barnier sudah mengingatkan jika terdapat beberapa tempat lain di mana ketimpangan yang terjadi masih perlu dijembatani.
Tapi beberapa perbedaan itu kemungkinan dituntaskan bersamaan dengan perkembangan perundingan. Bagaimana juga, Brexit versus PM Inggris benar-benar berbeda dengan yang ada dalam pemikiran Theresa May ketika masih berkuasa.
Perbedaan Theresa May Dengan Boris Johnson

Tekad besar May ialah memiliki peningatan perdagangan tanpa adanya gesekan. Walau itu akan meminimalisir rasa sakit Brexit bagi perusahaan Inggris, dia menyertakan perundingan dengan membangun serikat pabean baru untuk perdagangan Inggris dan UE.
Misi Johnson, secara ideologis semakin dekat dengan Brexit yang semkain sulit atau belum ada terobosan baru. pakta perdagangan yang akan datang sedang ditangani peluang terjadinya persetujuan masih belum ada titik terang bersama UE dan Kanada.
UE awalannya menyongsong baik pendekatan Johnson yang semakin jelas serta simpel pada Brexit. tentu akan percepat negosiasi sebab semakin jelas kesepakatan perdagangan akan terjadi.
Tapi UE saat ini kemungkinan mengetahui jika dengan merendahkan Brexit May serta tidak sengaja buka pintu untuk Johnson untuk menggantikan posisi perdana mentri.
Dengan hal tersebut membuat kehilangan begitu pengaruh banyak dalam rencana perundingan. Sebagai contoh tentang panangkapan ikan sebagai permasalahan yang perlu didebatkan.






