Pasangan GBP/USD roboh sebesar 0.7 % ke posisi paling rendah di angka 1.2864 pada session perdagangan Eropa hari ini, mengejar informasi Bank of England/BoE berkaitan gagasan suku bunga negative sebagai target utama.
Nilai tukar pound tergelincir terhadap mata uang utama lainnya, termasuk juga pada pasangan GBP/JPY yang pernah terjerumus hampir mendekati angka 1 %.
BoE Targetkan Suku Bunga Negatif
Hasil rapat kebijakan BoE hari ini mengekspresikan kepercayaan diri terhadap peluang pemulihan ekonomi yang akan datang.
Dari sudut pandang BoE data-data ekonomi paling baru dirasa lebih bagus dibandingkan dengan perkiraan mereka pada perdagangan sebelumnya.
Oleh karenanya, mereka menjaga suku bunga masih di posisi 0.1 % serta QE quantitative easing berada di rasio GBP745 miliar.
Tetapi, BoE menyelipkan pesan dovish untuk peluang yang masih sama. Pengakuan kebijakan yang dikatakan pada waktu perundingan terkait gagasan bank central meniti implikasi suku bunga rendah dalam beberapa waktu ke depan.
Pengakuan itu menjelaskan, MPC sudah mendapatkan pernyataan mengenai gagasan BoE untuk mendalami bagaimana suku bunga negatif bisa diaplikasikan dengan cara efisien.
Jika outlook inflasi serta output membutuhkannya dalam satu waktu dalam periode jumlah ekuilibrium untuk suku bunga global negatif sekarang ini.
BoE serta Prudential Regulation Authority akan mengawali keterkaitan terancang dalam menimbang operasional pada kuartal ke-4 2020.
Tidak salah, pengakuan BoE ini mencengangkan pasar serta menyebabkan aksi jual pada poundsterling di pasar uang.
Beberapa analis serta mensinyalir BoE akan meningkatkan rasio QE quantitative easing dalam kurun waktu hampir bertepatan dengan dijalankannya suku bunga rendah, hingga membuat dukungan depresiasi pound berkelanjutan.
Kami berpikir MPC BoE akan memberitahukan penambahan QE sekitar GBP250 Miliar dalam tahun kedepan, dengan peningkatan setahap GBP100 Miliar bulan November.
Jumlah itu semakin besar dari harapan konsensus, tegas Andrew Wishart pad pertemuan bank central selanjutnya pada 5 November.
Program QE saat ini akan hampir brakhir, hingga bisa menjadi peristiwa yang tepat untuk memberitahukan rangsangan penambahan. Sebab MPC waspada efek dari suku bunga negatif bagi perbankan.






