Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental GBP/USD: Pekerjaan Inggris Mengalami Penurunan Paling besar

GBP/USD: Pekerjaan Inggris Mengalami Penurunan Paling besar

565
0

Kabar yang sangat membahagiakan dari Inggris saat laporan pekerjaan di Inggris mengalami penurunan paling besar lebih dari pada 10 tahun.

Berdasar data sah yang dikutip dari Cnbc.com, Kantor Statistik Nasional mengalami pengurangan 220.000 pekerjaan memasuki kuartal yang sebelumnya. Pengurangan ini sebagai rekor terbaru dari sejak 2009.

Pergerakan GBPUSD sendiri telah sukses tembus resistance paling dekat pada 1.3100 tetapi terlihat kenaikannya masih susah untuk selalu bergerak naik.

Data untuk bulan Juli mengindikasikan karyawan sebagai perincian upah turun mencapai 730.000 dibandingkan bulan Maret.

Semuanya tidak lepas dari situasi Covid-19 yang terus mencemaskan di semua penjuru dunia khususnya di Inggris.

The Guardian memberikan laporan jika OECD memberi teguran pada semua barisan pemerintahan untuk siaga serta patuh pada standard keselamatan Covid-19.

Beberapa menteri harus juga perpanjang cuti sakit untuk sangat mungkin staf menutup diri bila mereka mendapatkan mereka mempunyai tanda-tanda virus corona.

Risiko yang riil dari pandemi ini ialah jumlahnya pengangguran di Inggris yang makin bertambah. Untuk bulan April serta bulan Juni sendiri sudah capai tingkat pengangguran sebesar 3.9%.

Serta data ini juga kemungkinan tidak menggambarkan situasi yang sebetulnya, mengapa? Sebab pemerintahan Inggris sudah semasa beberapa saat ini jalankan pola cuti dengan program bantuan dalam rencana hindari makin ramainya PHK.

Di bawah program cuti, pemerintah sudah bayar sampai 80% dari upah bulanan pekerja sampai £ 2.500 $ 3.272, tapi disebutkan perusahaan harus share semakin banyak ongkos pola mulai Agustus.

Serta tentu saja dapat diprediksikan jika pemerintah Inggris mustahil dapat selamatkan semua pekerjaan.

Inggris serta Poundsterling sedang pada posisi kurang aman bahkan berpotensi bawa pasangan GBPUSD untuk kembali bearish.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses