Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental GBP/USD Naik Lagi Akibat Dolar AS Masih Melemah

GBP/USD Naik Lagi Akibat Dolar AS Masih Melemah

527
0
Sterling
Various denominations of pound notes are seen in this arranged photograph in London, U.K., on Thursday, May 17, 2012. U.K. Prime Minister David Cameron plans to say today he won't swerve from his austerity plan, warning members of the European single currency that failure to resolve their problems carry "huge risks for everybody." Photographer: Chris Ratcliffe/Bloomberg via Getty Images

 

 

Harga pasangan mata uang poundsterling , yaitu GBP/USD, ini telah berhasil naik melewati 1.35 di sekitar 1.3506, dengan mengabaikan skandal politik dari Perdana Menteri Boris Johnson yang semakin meningkat dan parah. Pihak PMI Manufaktur final dari Inggris sedang mengatasi dari yang telah diperkirakan di harga 57.3.

 

Pasangan matauang poundsterling  ini sedang berada di ketinggian empat hari , yaitu sekitar area 1.3485 pada selama perdagangan sesi Eropa. Ekspektasi yang berfikir bahwa BoE akan menaikkan tingkat suku bunga pada review keputusan kebijakan moneter yang nantinya akan datang pada hari Kamis secara terus menerus mendukung kenaikan dari mata uang Poundsterling Inggris.

 

Kurva Yield Treasury AS Menjadi Kunci Naiknya GBP/USD

Kurva dari data yield treasury Amerika Serikat yang mendatar telah menahan sejumlah kenaikan mata uang dollar Amerika Serikat – bahkan membuatnya turun – dipandang sebagai faktor kunci utama lain yang mampu memberikan dukungan terhadap kenaikan pasangan mata uang poundstreling terhadap dolar AS ini.

 

Namun disisi lain, fokus untuk minggu ini akan agak sedikit bergeser dari pihak The Fed atau Federal Reserve, yakni pada sebuah pertemuan penetapan kebijakan oleh pihak  bank sentral di Australia, Inggris, dan juga Zona Euro di hari-hari yang akan mendatang.

 

Pihak RBA atau Reserve Bank of Australia sendiri telah bertemu pada hari Selasa untuk menggelar rapat keputusan kebijakan di tengah meningkatnya sejumlah  ekspektasi bahwa pihak bank sentral ini akan mengambil beberapa langkah lain untuk menuju normalisasi terhadap keputusan kebijakan, yang dimana hal ini berpotensi akan mengumumkan berakhirnya sebuah program tentang pelonggaran kuantitatif.

 

Pihak Bank of England dan juga European Central Bank keduanya direncanakan  akan bertemu pada hari Kamis, tetapi dengan beberapa kemungkinan hasil yang berbeda. Di saat ECB atau European Central Bank  terlihat tidak memberikan sebuah perubahan kebijakan, pihak BOE diperkirakan akan menaikkan tingkat suku bunga untuk kedua kalinya dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, setelah tingkat inflasi kembali melonjak ke level paling tertinggi hampir 30 tahun.

 

Area “Support” untuk pasangan mata uang GBP/USD yang terdekat menunggu di 1.3430 yang apabila berhasil break out atau dilewati akan lanjut ke harga 1.3400 dan kemudian menuju 1.3380. Area “Resistance” terdekat menunggu di harga 1.3520 yang apabila nantinya berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3550 dan kemudian menuju 1.3600.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses