Pasangan GBP/USD kembali cetak penurunan dalam perdagangan 2/7 serta diperdagangan seputar posisi 1.2600-12650 ditengah-tengah session Eropa.
Selain itu, GBP/JPY turun 0.2 % ke posisi 136.77, serta EUR/GBP bertambah 0.2 % ke rata-rata 0.8945. Publikasi data Purchasing Managers’ Index PMI untuk bidang konstruksi Inggris tunjukkan keadaan usaha terjelek dalam sepuluh tahun paling akhir karena ketidakpastian brexit yang berkelanjutan, hingga jadi memperburuk outlook ekonomi.
Berdasar hasil survey Markit/CIPS, PMI Konstruksi Inggris bulan Juni 2019 alami revisi tajam dari 48.6 jadi 43.1, tambah lebih jelek dari harapan awal yang dibanderol pada 49.3.
Elemen terinci tunjukkan penurunan momen dengan mencolok, baik dalam segi kegiatan usaha atau pekerjaan baru, sebab customer condong menghindarkan pembangunan project baru ditengah-tengah ketidakpastian politik serta ekonomi.
Pembangunan rumah baru alami penurunan terjelek dalam tiga tahun paling akhir, sebab menyusutnya keinginan pasar serta mengkhawatirkannya outlook penjualan property. Pembangunan komersil jatuh untuk enam bulan berturut-turut, dan terus mencatat rekor terjelek dalam kegiatan usaha konstruksi.
Kejatuhan PMI Konstruksi ke posisi terendahnya semenjak bulan April 2009 adalah signal menggelisahkan tentang efek yang sedang berkembang dari ketidakpastian brexit, kata Samuel Tombs, pimpinan ekonom Inggris dari Pantheon Macroeconomics. Meskipun begitu, dia memandang masih ada sela untuk sembuh.
Banyak client beritanya mulai menyiapkan project, tapi menanti sampai ketidakpastian politik surut. Jadi, bila sesuai harapan kami, deadline brexit diundur pada bulan Oktober, karena itu bidang konstruksi seharusnya alami pemulihan cepat pada perubahan tahun.
Dalam periode waktu lebih pendek, investor serta trader akan mengawasi launching data PMI Layanan Inggris pada session Eropa esok.
Sesudah launching PMI untuk bidang manufaktur serta konstruksi yang dikeluarkan hari Senin serta Selasa tunjukkan kondisi krisis, PMI Layanan bisa menjadi satu diantara titik penting penentu outlook ekonomi Inggris.
Semua mata fokus pada angka PMI Layanan esok. Dengan hari esok lebih jelek buat Pound akan berlangsung bila data penting ini alami penurunan, kata Chris Bauchamp, pimpinan analis pasar di IG.
Sambungnya, Anehnya, Bank of England BoE terus mengatakan kenaikan suku bunga jadi seperti pilihan buat perekonomian waktu hadapi permasalahan serius.
Tapi peluang penurunan paling baru ini, dan perubahan dovish dari beberapa bank sentra yang lain, akan lumayan memadai untuk istirahatkan inspirasi kenaikan suku bunga BoE.






