Datang kabar yang cukup mengejutkan dari dunia minyak mentah. Dimana untuk sekarang ini futures minyak mentah bisa dikatakan lebih tinggi. Di mana harganya berada pada level tinggi khususnya di sesi perdagangan Asia. Tentu saja ini akan menjadi sebuah kabar yang positif bagi pelaku pasar khususnya di Asia.
Siapa saja yang sekarang sedang bermain investasi dengan menjadikan minyak mentah sebagai sarana utamanya. Tentu masalah keuntungan yang besar akan bisa dirasakan dengan cukup mudah. Karena dengan harganya yang begitu tinggi, maka jumlah keuntungan yang didapatkan oleh semua investor nanti juga akan lebih besar.
Harga Futures Minyak Mentah
Futures minyak mentah memang untuk saat ini lebih tinggi selama sesi perdagangan Asia pada hari Rabu, 15 November 2023. Pada New York Mercantile Exchange, futures minyak mentah untuk penyerahan bulan Desember diperdagangkan pada US$78,39 per barel pada waktu penulisan dengan mengalami peningkatan sebesar 0,35 persen.
Untuk instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi tinggi dolar AS per barel. Di mana minyak mentah kemungkinan besar akan mendapatkan dukungan pada US$35,21 dan resistance pada US$79,77. Indeks Dolar AS Berjangka yang memperhatikan kinerja dari greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, mengalami penurunan sebesar 0,04 persen dan diperdagangkan pada US$103,95..
Sedangkan untuk di ICE, minyak Brent untuk penyerahan khususnya periode bulan Januari mengalami kenaikan sebesar 0,33 persen. Minyak jenis ini sedang diperdagangkan dengan harga US$82,74 per barel. Sedangkan untuk spread antara kontrak minyak Brent dan minyak mentah berada pada level US$4,35 per barel.
Tentu saja semua pelaku pasar yang bergerak di bidang futures minyak mentah harus selalu memperhatikan masalah pergerakan harganya. Jangan sampai ada investor yang hanya sekedar berinvestasi didalamnya, yakni tanpa memperhatikan sedikit pun pergerakan harganya.






