Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Faktor Yang Mempengaruhi Dolar AS Hari Ini

Faktor Yang Mempengaruhi Dolar AS Hari Ini

708
0

Sampai session Asia Rabu 01/Agustus pagi hari ini, Dolar AS menguat pada beberapa mata uang mayor. Ada 3 aspek yang mensupport mata uang itu, diantaranya:

 

Data ekonomi AS yang launching kemarin malam, harapan hawkish kebijakan The Fed, dan perubahan baru jalinan perdagangan AS serta China.

 

Data Ekonomi AS Yang Menguat

 

Indeks inflasi Personal Consumption Expenditure PCE kuartal ke-2, naik 0. 1 % seirama dengan inflasi PCE inti. Sedang Consumer Spending naik 0. 4 % pada bulan Juni. Ke-2 data ini bisa menjadi referensi buat The Fed untuk akan memutus kebijakan moneternya.

 

Setelah itu, untuk malam nanti, Amerika Serikat akan melaunching data Non Farm Employment Change AS vs ADP yang diinginkan akan meningkatkan 186, 000 lapangan kerja.

 

Menantikan Pengumuman Hasil FOMC

 

The Fed diekspektasikan akan tidak meningkatkan suku bunga lagi besok karena telah mengerjakannya di bulan Juni kemarin.

 

Akan tetapi, pasar menanti panduan timing kenaikan suku bunga dari FOMC minggu ini. Menurut sebagian analis, peluang The Fed baru akan meningkatkan Rate lagi pada bulan September 2018.

 

Perubahan Rumor Perdagangan AS-China

 

Reuters memberikan laporan jika Trump akan meningkatkan tarif import jadi 25 % dari mulanya 10 % pada barang import dari China sejumlah $200 miliar.

 

China diprediksikan akan membalasnya dengan selalu melemahkan nilai ganti mata uang CNY pada Dolar jika gagasan itu disahkan. Secara singkat, tidak cuma perang dagang, jalinan China serta AS akan berkembang juga jadi perang mata uang currency war.

 

Dolar AS Kuat, Menguasai Pada Mata Uang Lain

 

Walau mulai diperjualbelikan flat pagi hari ini, Dolar AS masih tetap menempati angka tinggi yang tercipta kemarin malam saat laporan inflasi PCE AS. USD/JPY diperjualbelikan di angka 111. 87 waktu berita ini ditulis. Sedang USD/CNH tunjukkan kenaikan ke tempat 6. 8253 dari tempat 6. 7828. Sedang’

 

EUR/USD tertekan serta diperjualbelikan turun ke 1. 1684, dari mulanya di 1. 1743. Penguatan Euro kemarin yerbentuk sesudah inflasi lokasi Euro dilaporkan menguat meskipun GDP-nya melambat.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses