Penjualan rumah di Amerika Serikat pada bulan Juni alami penurunan diluar harapan, serta jadi penurunan bulanan yang ke 3x berturut-turut.
Walau demikian, Dolar AS terlihat tidak sangat memperhatikan laporan ini serta selalu tunjukkan koreksi. The National Association of Realtors di hari Senin 23/Juni malam hari ini memberikan laporan jika Existing Home Sales untuk bulan Juni menurun 0. 6 % atau sekitar 5. 38 juta unit saja yang terjual.
Walau sebenarnya ekspektasinya, Existing Home Sales bulan Juni akan naik 0. 5 % ke angka 5. 44 juta unit. Angka itu juga lebih rendah dibanding dengan penjualan di bulan sebelumnya, yang direvisi menurun dari 5. 43 juta unit jadi 5. 41 unit rumah terjual. Sedang bila dibanding dengan penjualan tahun lantas, Exisiting Home Sales AS menurun 2. 2 %.
Data Existing Home Sales ini terpenting, karena mencakup 90 % penjualan rumah di semua Amerika Serikat. Minimnya ketersediaan rumah yang terus-terusan berlangsung dalam pasar property membuat harga rumah melejit.
Kekurangan itu dikarenakan oleh kenaikan harga material bangunan, minimnya tempat, serta sdm atau pekerja bangunan di semasing perusahaan pengembang. O
leh karena mahalnya harga rumah yang ada, konsumen tidak dapat menjangkaunya hingga penjualan juga sepi. Walau demikian, Dolar AS tidak lalu meningkatkan penurunan.
Mata uang yang melemah disebabkan komentar presiden AS Donald Trump itu terlihat berupaya membalas pelemahan pagi yang barusan pada mata uang-mata uang mayor dengan arah yang tidak jelas.
Indeks Dolar DXY yang mengukur kemampuan Dolar AS pada mata uang-mata uang mayor masih tetap rebound ke posisi 94. 25. Selain itu, USD/JPY naik serta berupaya meniadakan penurunan di dalam Yen yang tengah menguat.
USD/JPY diperjualbelikan pada tempat 111. 300. EUR/USD terlihat terkonsolidasi di posisi tinggi yang tercipta semenjak akhir minggu lantas, serta diperjualbelikan pada angka 1. 1706.






