Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental EURUSD: Indikator Penurunan Semakin Terlihat

EURUSD: Indikator Penurunan Semakin Terlihat

500
0

Untuk keadaan sekarang ini pasangan EURUSD nampak berat untuk tembus KE 1.1880 tanpa kontribusi esensial  dari Eropa atau dari AS.

Semakin meluasnya wabah COVID-19 di Eropa nampak bertambah bertambah lebih mengkawatirkan ditambah dengan musim dingin yang sebentar lagi akan tiba.

Wabah Coronavirus menjalar di benua eropa serta memberatkan euro, mendorongnya ke status paling tinggi. Prancis sudah memberikan laporan rekor masalah harian pada hari Sabtu semakin bertambah di hari Minggu serta mencatatkan angka 52.000. Diantaranya Belgia serta Belanda semakin memburuk.

Pelaku pasar mainkan beberapa pertahanan pada hari Senin, memotong eksposur mereka ke asset beresiko seperti saham serta bergilir ke keamanan obligasi negara, bersamaan dengan informasi penting yang mencemaskan sekitar wabah serta pemilihan umum AS.

Masalah wabah virus corona di Eropa bertambah di luar dugaan, memaksakan Spanyol untuk menetapkan jam malam nasional untuk melawan penyebaran serta Italia untuk tutup sejumlah tempat usaha seperti bar serta restaurant malam hari.

Ada pula pertaruhan jika Prancis kemungkinan ke jalur lockdown total, sesudah negara itu memberitahukan jumlah masalah yang pecahkan rekor sepanjang akhir minggu, dengan jumlah kasus yang positif semakin tinggi .

Keadaan di Amerika Serikat semakin lebih buruk, dengan jumlah infeksi harian sudah capai rekor baru mereka sendiri serta jumlah rawat inap bertambah cepat.

Sesaat kenaikan penebaran penyakit di Eropa memberatkan euro, peningkatan di AS posisikan dollar safe-haven. Perekonomian paling besar di dunia memberikan laporan catatan harian mencapai 80.000 kasus, menggerakkan dalam catatan dalam 7 hari semakin tinggi.

Penyakit ini menjalan di Gedung Putih, yang mana beberapa orang kepercayaan Wakil Presiden Marc Short terserang virus corona.

Disamping itu, rumah sakit di Utah sedang menyiapkan porsi masuk di Unit Perawatan Intens, selaku pengingat bahwa gelombang pertama yang terjadi di New York.

Pemilhan Umum AS mendatang jadi pemicu ketidakpastian serta permintaan dollar. Lawan Joe Biden dengan Presiden Donald Trump, serta Demokrat mempunyai peluang untuk menaklukkan Senat. Investor mendukung gelombang birusemacam itu yang memungkinkan lewatnya paket stimulus yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses