Benar, pertanyaannya saat ini ialah apa EUR/USD akan break keatas atau justru rebound ke bawah sesudah berulang-kali hadapi tempat psikis 1.2000.
Di bulan Maret 2021 lalu, EUR/USD coba mendobrak tingkat atas 1.2000 sekitar 4 kali tetapi pada akhirnya tidak berhasil dan turun kebawah. Sekarang ini EUR/USD juga 3x ada pada tingkat atas tetapi eksperimennya belum juga sukses.
Euro dan banyak mata uang dunia yang lain diuntungkan oleh pelemahan USD pada minggu tempo hari. Keinginan baru untuk US Treasury, mengubah trend awalnya, menggeret dolar lebih rendah.
Imbal hasil sepuluh tahun tertekan jauh di bawah 1,57% sesudah capai 1,77% beberapa pekan kemarin, dan itu batasi greenback.
Tetapi, kenaikan pengembalian hutang AS ini lepas dari realita ekonomi, sama seperti yang tercermin dalam launching ekonomi AS terkini.
Ekonomi AS yang terpusat pada konsumsi nikmati ledakan – Pemasaran Retail naik 9,8% di bulan Maret, karena vaksinasi, pembukaan kembali dan pengecekan stimulan. Pekerjaan bertambah secara cepat, dengan claim pengangguran jatuh ke 576.000 pekan kemarin.
Lantas apa yang penting diingat seminggu kedepan?
Rapat ECB Akan Bawa Arah Angin Lebih Terang Untuk Euro
ECB melangsungkan tatap muka peraturan di hari Kamis. Bank sentra diinginkan untuk menjaga peraturan sekarang ini dan menjaga Suku Bunga Pendanaan Kembali Khusus di 0,00%.
ECB diprediksi akan biarkan peraturan moneter tetap sama karena Eropa terus berusaha lewat kuncian belakangan ini karena virus corona.
Prediksi staff baru tidak dihidangkan sampai tatap muka Juni. Penyeluncuran vaksin bertambah belakangan ini, karena sejumlah besar negara Eropa sudah memutuskan jika memakai vaksin AstraZeneca aman.
ECB peluang akan mengonfirmasi jika pembelian asset di bawah program wabah PEPP akan berjalan bisa lebih cepat sampai Juni. Presiden ECB Christine Lagarde sudah memiliki komitmen untuk meneruskan pembelian asset sampai Maret 2022.
Christine Lagarde dan anggota ECB kemungkinan memilih untuk sedikit mencapai rem dan bawa pembelian obligasi balik ke tingkat saat sebelum Maret, yang kurang lebih 15 miliar Euro /minggu.





